REQNews.com

DPR Datangi Unhas Himpun Masukan RUU EBT

News

Wednesday, 30 January 2019 - 13:00

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

JAKARTA, REQnews - Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI menghimpun masukan Rancangan Undang-Undang Energi dan Terbarukan (RUU EBT) di Universitas Hasanuddin (Unhas).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung mengatakan, penyusunan RUU ini fokus pada laju pertumbuhan Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) agar tidak ketinggalan jauh dengan penggunaan EBTKE rata-rata dunia sebesar 9 persen.

“Sementara ini penggunaan EBTKE kita masih pada angka 2 sampai 3 persen. Kita himpun masukan dari teman-teman akademisi agar dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi pengelolaan energi EBTKE kita ke depan,” ujar Tamsil di Unhas, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/1/2019).

Tamsil mengungkapkan keyakinannya bahwa kalangan akademisi sangat memahami ini karena itu bisa memberikan masukan-masukan yang sangat bermanfaat tentang bagaimana mengelola energi EBTKE dengan tahapan-tahapan yang konkrit menuju pada peningkatan laju pertumbuhan energi primer ini.

Meskipun dari sisi perekonomian EBTKE jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan energi konvensional lain, politisi daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Selatan ini memandang perlunya pandangan dan perspektif yang lebih komprehensif, khususnya dari sisi aspek lingkungan yang dihasilkan.

Untuk itu melalui pertemuan ini, Tamsil berharap adanya isu-isu strategis khususnya terkait adanya insentif EBTKE yang nantinya dapat disinergikan dengan peraturan perundang-undangan. Hal ini agar EBTKE bisa lebih kompetitif dengan energi konvensional lain demi mewujudkan keadlian.

Tamsil mengatakan jangan sampai kita berkesimpulan bahwa energi fosil lebih efisien dan ramah lingkungan. Padahal sesungguhnya EBTKE ini merupakan investasi jangka panjang yang harus sama-sama disepakati, agar bukan semata-mata aspek perekonomian saja yang menjadi pertimbangan. Tapi juga harus dilihat dalam aspek externality cost dan aspek lingkungan yang juga sangat penting.

Sementara itu, Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen antar stakeholder untuk meningkatkan penggunaan ETBKE ke depan. “Saya percaya dengan adanya UU ini nantinya aksi bersama, sosialisasi, gerakan dan penyadaran terhadap penggunaan EBTKE itu bisa menjadi tugas kita bersama,” ujarnya. (nls)

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.