REQNews.com

KKP Hentikan Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Kembali Beraksi

News

Senin, 07 Desember 2020 - 16:29

Menteri KKP Edhy Prabowo saat pegang lobster. (Foto:KKP).Menteri KKP Edhy Prabowo saat pegang lobster. (Foto:KKP).

JAKARTA, REQNews - Dua pekan setelah ekspor benih lobster dihentikan pemerintah karena adanya dugaan praktek suap perizinan ekspor, upaya ekspor ilegal  kembali terjadi. Setidaknya 42.500 benih lobster bakal diselundupkan dari Batam, Kepulauan Riau ke Vietnam melalui Singapura.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat mengatakan, benih lobster didapat dari penindakan terhadap tiga orang penumpang KM Kelud yang berangkat dari Jakarta pada Jumat (4/12).

"Petugas Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan ekspor benih lobster secara ilegal lewat ke Vietnam lewat Batam dan Singapura," katanya.

Petugas Bea Cukai Batam lalu berkoordinasi dengan BKIPM-KHP Batam untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang menjadi target operasi setelah tiba di Pelabuhan Batu Ampar, pada Minggu (6/12).

Dari pemeriksaan kapal, ditemukan tiga karung baju yang dicampur dengan 157 bungkusan plastik berisi benih lobster. Petugas kemudian mengamankan tiga orang berinisial PB, DM, dan AS serta 41.500 benih lobster jenis pasir dan 1.000 benih lobster jenis mutiara.

"Barang bukti dan ketiga orang pelaku saat ini telah diamankan di kantor BKIPM-KHP Batam untuk diperiksa lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum," kata Syarif.

Pemberantasan penyelundupan akan terus dilakukan Bea Cukai sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dan kekayaan alam Indonesia. Bea Cukai juga akan terus meningkatkan sinergi dengan Kementerian/Lembaga, serta aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Sebelumnya, Indonesia atau Kementerian Kelautan dan Perikanan membuka ekspor benih lobster ke Vietnam saat era Menteri Edhy Prabowo setelah era Menteri Susi Pudjiastuti dilarang untuk diekspor demi kerlanjutan alam.

Namun, ekspor legal kembali terhenti setelah Menteri Edhy dijerat KPK karena kasus dugaan suap dalam perizinan ekspor benih lobster dan monopoli pengiriman oleh salah satu perusahaan.

Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.