REQNews.com

Super Aneh! Culik Bocah 7 Tahun, Pelaku Minta Tebusan Pakai Tabung Gas

News

Tuesday, 29 December 2020 - 04:01

Ilustrasi penculikan (Foto:Istimewa)Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Peristiwa penculikan yang unik terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku menculik seorang anak berusia 7 tahun berinisial AG, lalu menukarkan korban dengan tabung gas 3 kilogram, atau gas melon di sebuah toko klontong.

Penculikan ini terbongkar karena si pemilik toko yang melaporkan ke polisi. Awalnya, korban bermain dengan temannya di Jalan Maccini Raya, pada Jumat 25 Desember 2020. Lalu, pelaku mengajak korban dengan iming-iming uang Rp 10 ribu.

Selain itu, pelaku yang identitasnya masih belum diketahui itu, juga membelikan gorengan agar si korban mau ikut dengannya. Lalu, ia pun membawa AG menggunakan sepeda motor.

"Korban sedang bermain sama temannya, lalu pelaku datang pakai sepeda motor meminta agar korban ikut. Karena diimingi uang Rp 10 ribu sama diajak beli gorengan, korban akhirnya termakan bujuk rayu pelaku" kata Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Syamsul, seperti dikutip dari Detikcom, Senin 28 Desember 2020.

Kemudian, pelaku membawa anak tersebut ke toko klontong yang berada di Jalan Pongtiku, Makassar.

Setelah sampai, pelaku berkata kepada si pemilik toko bahwa ia membutuhkan dua tabung elpiji 3 kg, namun lupa membawa uang, sehingga korban ditinggal sebagai jaminan.

Namun, lama menunggu pelaku tersebut, si pemilik toko mulai curiga. Ia pun akhirnya bertanya kepada si anak tentang pelaku tersebut.

"Karena pelaku tak kunjung datang, pemilik toko akhirnya bertanya sama ini korban soal pelaku, ternyata tidak kenal kan, cuma asal ikut saja dia," ujar Syamsul.

Akhirnya, pemilik toko mendatangi kantor polisi dan melaporkan kasus penculikan ini.

 

Syukurnya, si anak sudah dikembalikan ke orang tuanya, sementara polisi tengah menyelidiki identitas dan memburu pelaku.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.