Gandeng Pindad, Komnas HAM Uji Peluru Pencabut Nyawa Laskar FPI
JAKARTA, REQNews - Guna proses yang transparan dan akuntabel, Tim Penyelidikan Komnas HAM RI melakukan uji balistik di Puslabfor Bareskrim Polri dengan menggandeng ahli dari PT Pindad. Komnas HAM menemukan proyektil di lokasi kejadian penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI).
"Proses uji Labfor ini dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan ahli dari PT Pindad dan masyarakat sipil," ujar Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam di Jakarta, Kamis, 31 Desember 2020.
Uji balistik yang digelar mulai pukul 10.00 WIB hingga lebih dari 10 jam pada Rabu 3 Desember 2020 itu dilakukan dengan berbagai tahapan, di antaranya dengan menggunakan alat berbasis komputer untuk membuktikan apakah logam merupakan bagian dari peluru atau tidak.
Selain itu, pengujian dilakukan untuk melihat dan membuktikan identifikasi balistik sidik jari serta serpihan mobil.
"Komnas HAM RI berharap semoga peristiwa ini segera dapat terlihat secara terang benderang," ujar Choirul Anam.
Sebelumnya, Tim Penyelidikan Komnas HAM menemukan tujuh butir proyektil dan empat butir selongsong dari tempat kejadian perkara (TKP) dugaan penembakan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek.
Tim Komnas HAM pun menemukan barang bukti serpihan bagian mobil yang sangat banyak dari TKP sehingga perlu dicek kecocokannya dengan mobil yang digunakan saat kejadian.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.