Pandemi Covid-19 Bikin Bisnis Judi Kasino Makau Mendekati Ajal
JAKARTA, REQnews - Pandemi Covid-19 membuat bisnis kasino di Makau, Cina nyaris hancur lebur. Tercatat, pendapatan bisnis haram di kota judi tersebut turun drastis 79,3 persen.
Tentu saja, penurunan pendapatan ini tak lain karena kurangnya pengunjung yang bermain judi. Hal ini disebabkan banyaknya negara yang memberlakukan kebijakan pembatasan perjalanan.
Mengutip Reuters, Jumat 1 Januari 2021, pada Desember 2020 lalu, pendapatan perjudian di Makau tercatat turun hingga 65,8 persen (yoy). Padahal, sebelum pandemi, momen pergantian tahun adalah waktu yang tepat untuk meraup untung karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut dan menghamburkan uangnya di meja judi.
Pendapatan bisnis judi di bulan Desember adalah 7,8 miliar pataca atau 976,71 juta dolar AS, setara Rp 13,69 triliun, menurut data resmi pemerintah Makau.
Sebagai informasi, Makau adalah pusat perjudian terbesar di dunia.
Terletak di 70 km sebelah barat daya Hong Kong dan 145 km dari Guangzhou, kedaulatan Makau diserahkan oleh Portugal kepada Cina pada 1999.
Kini, Makau berstatus sebagai Daerah Administratif Khusus, yang berlaku hingga 20 Desember 2049, atau 50 tahun setelah penandatangan penyerahan kedaulatan dari Portugal ke Cina.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.