Usai Ancam Tembak Mahasiswa Papua, Ini Kata Kombes Leonardus Simamarta
MALANG, REQNews - Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata membantah menyampaikan ancaman kepada mahasiswa Papua yang melakukan unjuk rasa di halaman depan Mapolresta Malang, pada Senin, 8 Maret 2021.
Leonardus menyebut bahwa video yang viral di media sosial sudah dipotong dan tidak utuh sehingga makna yang tertangkap menjadi berbeda.
"Itu videonya dipotong. Yang benar adalah mereka mencoba merangsek masuk ke dalam satuan saya. Sementara pagar sudah ditutup dan mereka memaksa masuk," katanya, Rabu, 10 Maret 2021.
Leonardus berdalih bahwa dirinya hanya mengimbau kepada para mahasiswa Papua agar tidak masuk ke halaman kantornya lantaran sudah malam dan pintu sudah ditutup.
Dia juga beralasan, imbauan itu sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) di mana polisi memiliki prosedur pengamanan markas.
"Kalau ada yang mencoba merusak markas mencoba masuk, maka kami lakukan tindakan tegas," katanya.
Sebelumnya Aktivis HAM Veronica Koman baru-baru ini mengunggah video polisi yang mengancam mahasiswa Papua, melalui akun pribadinya @VeronicaKoman di Twitter.
Dalam video itu terdengar Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simamarta melontarkan kata-kata ancaman untuk menembak sejumlah mahasiswa Papua di Mapolresta Malang.
Dalam video itu terdengar Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simamarta melontarkan kata-kata ancaman untuk menembak sejumlah mahasiswa Papua di Mapolresta Malang. Video itu
"Jika kamu masuk batas pagar, halal darahnya, tembak! Kamu halal darahnya!," seru seseorang dalam video yang diduga adalah Kombes Leonardus.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
