Duh, Youtuber Asal Banyuwangi Ini Viralkan Adegan Mesum Dirinya Bersama Pelajar SMP
BANYUWANGI, REQnews - Seorang youtuber asal Banyuwangi berinisial R mendadak ramai diperbincangkan masyarakat. R secara sengaja memviralkan video adegan mesumnya dengan pelajar SMP yang direkamnya setahun lalu.
Atas perbuatannya tersebut, R bersama tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus UU ITE oleh Reskrim Polres Banyuwangi. Polisi pun mengaku bakal mengusut tuntas viralnya video porno yang mencoreng dunia pendidikan Banyuwangi ini.
"Ketiganya sudah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus UU ITE," ujar Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Prathista Wijaya, Selasa 28 Mei 2019.
Sebelumnya, video porno tersebut viral di kalangan pelajar melalui aplikasi percakapan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait dengan viralnya video tersebut dan akhirnya ada nama teman dekat pemeran laki-laki yang diduga melakukan penyebaran video itu.
"Motifnya ya cemburu. Dia juga anak di bawah umur," kata AKP Panji.
Terkait penanganan dua tersangka yang masih di bawah umur, kata Panji, dilakukan diversi yang merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.
"Karena kedua belah pihak di bawah umur dan ancaman hukuman di atas tujuh tahun sehingga dilakukan diversi yang merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Hasil diversi juga telah dikirimkan ke pengadilan," kata Panji.
Sementara untuk kasus persetubuhan anak di bawah umur, kata Panji, polisi juga sudah menetapkan R sebagai tersangka. Sementara, kasus ini terus bergulir, namun tidak dilakukan penahanan terhadap tersangka.
"Belum kita lakukan penahanan. Tersangka kooperatif," pungkas Panji
Sebagai informasi, R merupakan jebolan dari pemilihan duta daerah Banyuwangi, Jebeng Thulik. R juga berprofesi sebagai youTuber dengan subscriber berjumlah 11 ribu lebih.
Dalam foto meme yang tersebar di medsos terlihat foto pelaku laki-laki kerap kali ditandai ke official medsos Jebeng Thulik dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.
Ketua Paguyuban Jebeng Thulik (PJT) Banyuwangi, Panca Puspita membenarkan jika R adalah duta pariwisata dalam pemilihan Jebeng Thulik 2019 lalu. Namun lantaran kurang aktif dan perilaku yang kurang baik itu, dengan terpaksa yang bersangkutan dikeluarkan.
Paguyuban Jebeng Thulik mencabut gelar duta pariwisata dan meminta selempang dan piala pemilihan. "Yang bersangkutan pernah tercatat sebagai anggota PJT Banyuwangi. Sebenarnya sudah lama masuk evaluasi kami dalam kinerja sebagai duta. Selain itu adanya video tak senonoh ini membuat kita terpaksa untuk mencabut gelar yang diterimanya," ujarnya.
Sebelum dilakukan pencabutan gelar itu, kata Panca, pihaknya telah melakukan investigasi terkait dengan dugaan video porno yang dilakukan oleh R tersebut. "Aktivitas negatif yang dilakukan R bukanlah tanggungjawab kami. Dan tidak berkaitan dengan PJT. Karena memang yang bersangkutan sudah merekam video itu, jauh-jauh hari atau beberapa tahun lalu. Soal rekaman video kami tidak bisa berkomentar banyak karena kami tidak paham sama sekali," ujarnya. (KIY)
Redaktur : Safwan Hadi Rachman
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.