Tidak Hanya Covid-19, India Kini Diteror Epidemi Jamur Hitam
New Delhi, REQNews.com -- India menginstruksikan semua negara bagian untuk menyatakan epidemi jamur hutam, menyusul munculnya ribuan kasus penyakit mematikan itu di antara pasien Covid-19.
Dalam surat yang dikeluarkan Kamis 20 Mei, Kementerian Kesehatan India mendesak setiap negara bagian menyatakan infeksi mucormycosis sebagai epidemi sesuai UU Epidemi tahun 1897.
Pernyataan epidemi akan mewajibkan pelaporan kasus yang dicurigai, dan dikonfirmasi ke departemen kesehatan.
"Negara bagian diminta menjadikan jamur hitam sebagai penyakit yang harus diberi tahu, agar semua fasilitas kesehatan pemerintah, swasta, perguruan tinggi medis, mengikuti pedoman untuk skrining, diagnosis, perawatan pasien penyakit jamur hitam," demikian surat Kementerian Kesehatan India.
Disebutkan pula penyakit jamur hitam menyebabkan morbiditas dan mortalitas berkepanjangan di antara pasien Covid-19.
Jamur Hitam
Gejalan infeksi jamur hitam ditandai pembengkakan wajah dan lesi hitam. Penyakit ini, menurut Badan Kesehatan AS, memiliki tingkat kematian 54 persen.
Ribuan kasus jamur hitam tercatat di seluruh India, termasuk 2.000 kasus dengan 90 kematian di negara bagian Maharasthra -- tempat kota keuangan Mumbai berada.
Penyakit ditularkan lewat aliran darah melalui sayatan atau sistem pernafasan, menyebar ke jantung, otak, paru-paru, dan organ vital lainnya. Jamur hitam menghantui mereka yang telah pulih dari korban Covid-19, karena terbukti sangat mematikan bagi mereka yang paling rentan.
Para ahli menuduh jamur hitam menyebar melalui penggunaan steroid untuk pasien Covid-19, serta kurangnya sanitasi. Lebih buruk lagi, dokter dan pejabat kesehatan telah memperingatkan kekurangan obat antijamur amfoterisin B, yang diperlukan untuk mengobati infeksi jamur hitam.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.