REQNews.com

Supaya Menang di MK, Jokowi-Ma'ruf Butuh Ahli Hukum yang Kompeten

News

Senin, 03 Juni 2019 - 12:30

Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: istimewa)Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: istimewa)

KUPANG, REQnews - Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin diprediksi bakal memenangkan persidangan gugatan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan catatan memiliki ahli hukum yang kompeten.

Prediksi itu disampaikan pengamat hukum tata negara dari Universitas Nusa Cendana Kupang, Dr. Johanes Tuba Helan dengan menambahkan bahwa perbedaan perolehan suara dalam Pilpres sangat signifikan, belumlah cukup membuat Jokowi-Ma'ruf Amin menang.

Tak hanya itu, lanjut Johannes, berharap pasangan nomor urut 01 itu mempersiapkan pengacara yang emiliki pengalaman lebih untuk memenangkan mereka di MK. "Saya pikir soal kemenangan tidak diragukan lagi, karena perbedaan perolehan suara cukup banyak, tetapi pengacara yang disiapkan harus yang tangguh dan berpengalaman," kata Johanes Tuba Helan di Kupang, Senin 3 Juni 2019.

Pendapat Johannes ini menjawab keraguan dari tim Kampanye Nasional (TKN) terhadap para pengacara yang akan membela Jokowi-Ma'ruf Amin di MK nanti. Sebelumnya, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul menyoroti sejumlah nama yang masuk dalam tim hukum paslon nomor urut 01 dalam menangani sengketa pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Ruhut mengatakan, beberapa dari mereka pernah membela Prabowo dalam sengketa pilpres tahun 2014 di MK juga. "Sebagian dari mereka itu lawyer-lawyer Pak Prabowo tahun 2014. Jangan main-main lho, siapa yang bisa jamin mereka nanti enggak aneh-aneh," ujar Ruhut.

Menurut Johanes, kemampuan yang dibutuhkan para ahli hukum yang membela Jokowi-Amin yakni dalam hal berargumentasi. Kemampuan tersebut diyakini bisa menangkis berbagai serangan dari pihak lawan dalam forum persidangan.

"Karena itu, perlu menyiapkan pengacara yang tangguh dan berpengalaman, agar tidak memalukan dalam persidangan," kata dia. (KIY)

Redaktur : Safwan Hadi Rachman

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.