REQNews.com

Rombongan Sepeda jangan Arogan Kuasai Jalan, Nih Pesan dari Dirlantas

News

Sunday, 30 May 2021 - 15:33

Ilustrasi kecelakaan (Foto:Istimewa)gambar ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Konflik antara pesepeda dengan pengendara kendaraan bermotor ramai diberitakan baru-baru ini. Melalui media sosial, masing-masing pihak bersikeras merasa dirinya benar.

Yang terbaru, viralnya foto pemotor yang mengacungkan jari tengah ke rombongan pesepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Pemotor kesal karena rombongan pesepeda tidak berada pada jalurnya dan menggunakan hampir seluruh badan jalan.

Menanggapi hal itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo, mengimbau agar para pengguna jalan saling mengormati. Khusus untuk pesepeda, dia meminta agar tidak arogan menguasai seluruh lajur jalan.

Tindakan memenuhi jalan itu, sambungnya, berpotensi menghalangi pengguna jalan lain untuk menyalip atau mendahului. "Beri kesempatan kepada kendaraan bermotor untuk bisa menyalip dari kanan," ujar Sambodo saat dikonfirmasi, Minggu 30 Mei 2021.

"Jangan arogan menguasai seluruh lajur jalan. Beri kesempatan kendaraan bermotor untuk bisa menyalip dari kanan," tambahnya.

Saat ini polisi menggodok kebijakan tentang jalur khusus sepeda road bike. Jalur ini akan mengakomodasi pengguna sepeda yang ingin melaju lebih kencang, dibandingkan sepeda biasa.

Salah satu ruas jalan yang akan digunakan untuk road bike itu adalah jalan layang non tol atau JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang. Jika jalur itu sudah beroperasi, polisi tak akan segan menindak pesepeda nakal. "Kami bisa kenakan pelanggaran lalu lintas sesuai di Pasal 299 UU LLAJ," ujar Sambodo.

Aksi pemotor bernopol AA yang mengacungkan jari tengah kepada rombongan pesepeda road bike sempat viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di sekitar Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat pada Rabu (26/5) sekitar pukul 06.30 WIB.

Foto yang beredar ada empat. Awalnya pengendara sepeda motor melintas di sisi kiri jalan, tak berselang lama pengendara motor berhasil memecah rombongan para pesepeda yang berada di sisi kanan jalan.

Setelah berhasil membalap dan berada di posisi paling depan, pengendara motor kemudian mengacungkan jari tengah kepada para pesepeda dengan tangan kiri.

Dugaan kuat, pengendara sepeda motor kesal lantaran para pesepeda mengambil jalur kendaraan bermotor di sisi kanan jalan untuk dilalui sepeda.

Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.