Hati-hati! Penipuan Investigasi Obligasi Dragon Asal Cina, Pelakunya Dukun
JAKARTA, REQNews - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap dua orang tersangka kasus penipuan investigasi obligasi dragon asal Cina, yakni inisial AM dan JM.
parahnya lagi, pelaku AM, dikenal sebagai orang pintar karena ditemukan beberapa barang sesajen seperti dupa saat ditangkap.
Atas kasus tersebut Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal Polri terus mengusut kasus penipuan obligasi dragon tersebut.
Saat ini polisi tengah mencari jaringan lain penipuan itu. "Kami sedang melakukan pengembangan kepada jaringan pelaku lainnya," ujar Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Helmy Santika kepada wartawan, Sabtu 5 Juni 2021.
Kedua pelaku, yaitu AM dan JM memperdaya korbannya dengan berbagai mata uang. Sejumlah mata uang yang disita polisi adalah won Korea sebanyak 9.800 lembar pecahan 5.000 dan 2.100 lembar pecahan 1 juta euro.
Kemudian, obligasi Tiongkok 100 lembar senilai 1 triliun, pecahan 1.000 ada 200 lembar, pecahan 1 juta ada 300 lembar, pecahan 5.000 ada 100 lembar, dan pecahan 1 juta triliun 2.000 lembar. Untuk itu, kata Helmy, pihaknya sedang menggali lokasi pembuatan mata uang asing tersebut.
"Ini yang digunakan sebagai alat untuk melakukan aksinya. Para pelaku menjanjikan uang ini bisa dicairkan, tapi untuk bisa mencairkan ini beberapa kali para pelaku meminta sejumlah uang kepada korban untuk mengurus administrasi," katanya.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.