Tantangan TWK Benny K Harman Dijawab Kejagung, Ini Nama Tesnya
JAKARTA, REQnews - Tes wawasan kebangsaan (TWK) diusulkan oleh anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman tak hanya diberlakukan pada para pegawai KPK, namun juga dilakukan juga terhadap anggota Polri hingga kejaksaan.
Tak ingin diremehkan, Kejaksaan Agung (Kejagung) pun menanggapinya. Korps Adhyaksa itu mengaku, telah ada tes sejenis yang dilakukan yang sudah berjalan dalam 2 tahun terakhir.
"Terkait tes asesmen (tes untuk mengetahui seberapa jauh pencapaian kompetensi dari seorang pegawai/ASN kejaksaan) ini, dengan peserta asesmen pejabat eselon II, III, dan eselon IV," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Selasa, 8 Juni 2021.
Dijelaskannya, adapun satu materi kompetensinya adalah terkait kompetensi sosial kultural, dengan nama kompetensi 'Perekat Bangsa'. Hal tersebut diatur dalam Permen PAN-RB No 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.
Dia menjelaskan definisi kompetensi 'Perekat Bangsa' adalah kemampuan dalam mempromosikan sikap toleransi, keterbukaan, peka terhadap perbedaan individu/kelompok masyarakat, mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mempersatukan masyarakat dan membangun hubungan sosial psikologis dengan masyarakat di tengah kemajemukan Indonesia.
Sehingga menciptakan kelekatan yang kuat antara ASN dan para pemangku kepentingan, serta menjaga, mengembangkan dan mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia.
Lebih lanjut, terkait pelaksanaan revolusi mental, bela negara, dan wawasan kebangsaan, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, telah memasukkan ke dalam materi kegiatan pendidikan dan pelatihan, baik diklat kepemimpinan tingkat III dan IV, termasuk diklat-diklat teknis, diklat calon jaksa, dan latsar CPNS.
Hingga saat ini, Kejaksaan sudah melakukan asesmen, yang terdiri atas 54 orang dan 2.284 orang dari eselon III, eselon IV, dan satgas. Jumlah seluruhnya yang sudah asesmen sebanyak 2.338 orang.
Leonard mengatakan tes tersebut hampir sama dengan tes wawasan kebangsaan. "Ya hampir sama. Itu juga terkait wawasan kebangsaan," ujarnya.
Sebelumnya, Benny Harman mengusulkan TWK di tubuh kejaksaan, kepolisian, dan Kemenkumham. TWK ini, menurut Benny, bukan untuk menyingkirkan pihak tertentu.
"Saya mengusulkan Pak Ketua kepada mitra kerja kepolisian, kejaksaan, dan Kumham, saya sangat senang ada TWK, tes wawasan kebangsaan di KPK. Kalau boleh, di kejaksaan, kepolisian, dan Kumham dilakukan juga hal yang sama. Dan juga harus ada anggarannya di sini kalau bisa," kata Benny dalam rapat kerja Komisi III di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 7 Juni 2021.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini mengatakan, TWK di kepolisian hingga kejaksaan bukan untuk memecat. Dia menyebut TWK ini untuk membentuk profesional. "Tentu maksudnya bukan untuk memecat atau memberhentikan yang tidak suka dengan kita, tapi bener-bener dalam rangka menjalankan fungsi secara profesional. Supaya ada militansi," ujar Benny.
Redaktur :
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
