REQNews.com

Isu Pemerkosaan, Sponsor Hentikan Seluruh Penayangan Iklan Neymar

News

Sabtu, 08 Juni 2019 - 08:00

Neymar terlibat skandal pemerkosaan (Foto: istimewa)Neymar terlibat skandal pemerkosaan (Foto: istimewa)

PARIS, REQnews - Skandal pemerkosaan yang diduga dilakukan bintang sepakbola Brasil, Neymar, berbuntut panjang. Sejumlah iklan yang dilakoni pemain Paris St Germain tersebut kini harus ditangguhkan.

Menurut agen iklan Neymar, NR Sports, pihaknya bersama beberapa sponsornya telah setuju untuk menangguhkan beberapa tayangan iklan menyusul tuduhan bahwa Neymar telah memperkosa seorang wanita di Paris pada bulan lalu.

Sementara Nike Inc mengatakan "sangat prihatin" tentang tuduhan pemerkosaan yang disematkan kepada Neymar. Sedangkan perwakilan pers untuk Mastercard di Brasil mengkonfirmasi bahwa Mastercard telah memutuskan untuk menunda penayangan iklan bersama Neymar untuk turnamen Copa America bulan ini.

Sebagai pemegang hak atas nama dan gambar Neymar, NR Sports mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa tidak ada kontrak sponsor yang dibatalkan. "Semua mitra, karena alasan yang jelas, waspada dan sadar akan peristiwa yang terjadi," kata pernyataan NR Sports, dikutip dari Reuters, Sabtu 8 Juni 2019.

Sebelumnya, seorang wanita Brasil menuduh Neymar memperkosanya di sebuah hotel di Paris bulan lalu. Polisi Sao Paulo sedang menyelidiki tuduhan terhadap Neymar yang kini bermain untuk klub juara Liga Prancis, Paris Saint-Germain.

Wanita itu mengatakan kepada penyelidik bahwa dia bertemu Neymar di Instagram dan Neymar menyarankan agar mereka bertemu langsung di Paris dan dia membayar tiket penerbangan serta kamar hotelnya.

Setelah media melaporkan tentang tuduhan itu, Neymar memposting video di Instagram di mana dia membantah semua tuduhan itu. Dia mengatakan justru dirinya adalah korban pemerasan setelah berbagi pesan dengan wanita itu. (RYN)

Redaktur : Safwan Hadi Rachman

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.