REQNews.com

Patuhi Perintah Jenderal Ini! Percepat Vaksinasi Massal di Bangkalan

News

Saturday, 19 June 2021 - 21:35

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers (Foto: Hastina/REQnews)

BANGKALAN, REQnews - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar program vaksinasi massal di Bangkalan, Madura dilakukan percepat. Itu dilakukan sebagai upaya dalam menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut. 

Perintah tersebut ia sampaikan saat melakukan peninjauan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sabtu 19 Juni 2021.

Listyo mengatakan bahwa vaksinasi tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan warga dari paparan Covid-19. "Ke depan ada vaksinasi massal dan bantu edukasi dan sosialisasi ke masyarakat untuk mau di vaksin," kata dia. 

Jenderal bintang empat itu membeberkan terkait langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menangani lonjakan penyebaran Covid-19 di Bangkalan, pasca-libur Lebaran 2021.

"Maka yang bisa dilakukan langkah-langkah selamatkan dari resiko yaitu, menjaga masyarakat jangan sampai tertular, mencegah laju penularan, kecepatan mengetahui kasus positif atau tidak, dan dilakukan vaksinasi," katanya.

Menurutnya, pihak Forkompimda setempat harus cepat melakukan pergerakan yang maksimal dengan 3T, serta menerapkan 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

"Beberapa waktu yang lalu telah terjadi klaster peningkatan Covid-19, terkait upaya pemerintah daerah masih ada kesulitan dalam penanganannya. Orang yang terlambat ketahuan maka risiko kematian sangat tinggi," ujarnya. Ia juga menekankan sinergitas dengan seluruh pihak dalam penerapan PPKM Mikro adalah hal yang penting.

Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta seluruh pihak memperkuat pelacakan terhadap kontak erat maupun kasus aktif, sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Tugas posko PPKM Mikro di tingkat desa berbasis RT/RW, pelacakan kontak erat, pengawasan ketat isolasi mandiri, menutup tempat umum, melarang kerumunan, membatasi keluar masuk RT/RW, pencatatan harian," kata Hadi.

Menkes Budi Gunadi Sadikin juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, serta melakukan vaksinasi Covid-19.

"Untuk mengurangi laju penularan, masyarakat harus tetap pakai masker, lalu 14 hari ke depan tinggal di rumah dan jangan takut di tes Swab dan jangan takut di vaksin atau suntik," ujar Budi.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.