REQNews.com

Ketua MPR Sebut Generasi Muda Kekurangan Nasionalisme, Ini Fitnah atau Apa?

News

Sunday, 08 August 2021 - 14:00

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet

JAKARTA, REQnews - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyebut anak muda atau generasi milenial saat ini kurang dalam hal nasionalisme.

Pernyataan ini disampaikan Bamsoet merujuk pada hasil survei CSIS yang mengatakan bahwa 10 persen generasi milenial setuju mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Kemudian, Bamsoet juga mengatakan generasi muda seperti bom waktu, yang bisa meledak kapanpun.

"Jika tidak disikapi dengan hati-hati dan bijaksana, akan menjadi 'duri dalam daging' dalam pembangunan wawasan kebangsaan. Bahkan dapat menjadi 'bom waktu' yang dapat meledak ketika mendapatkan momentum," kata Bamsoet di Jakarta, Sabtu 7 Agustus 2021.

"Bahkan sebagian responden berpandangan Pancasila hanyalah istilah yang tidak benar-benar dipahami maknanya," ujar Bamsoet menambahkan.

Lebih lanjut, Bamsoet menuturkan bahwa berdasarkan Sensus Penduduk 2020 yang dirilis BPS, pada Januari 2021, tercatat jumlah penduduk Indonesia mencapai 270,2 juta.

Dari angka itu, 70,72 persen berada pada usia produktif, dan nyaris 69 persen atau sekitar 131,6 juta jiwa adalaha SMD potensial berusia 15 hingga 44 tahun.

Menurut Bamsoet, generasi milenial adalah penerus estafet kepemimpinan bangsa, terutama bila dihadapkan pada usia 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Bila tak dibekali dengan pengetahuan kebangsaan yang cukup dan semangat nasionalisme, maka dapat menjadi bahaya besar di kemudian hari.

"Saat ini adalah waktu yang tepat bagi kita menyiapkan generasi muda bangsa untuk menyongsong era Indonesia Emas," kata dia.

 

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.