REQNews.com

Pedih! Inilah Azab Tiada Tara untuk Pelaku Pesugihan, Auto Abadi di Neraka

News

Senin, 06 September 2021 - 19:45

Ilustrasi azabIlustrasi azab

JAKARTA, REQnews - Tak ada satupun agama di dunia ini yang menoleransi segala bentuk pesugihan atau cara instan untuk mendapatkan kekayaan maupun kesuksesan.

Setiap agama juga mengajarkan umatnya untuk menghindari pesugihan, begitu juga dalam Islam. Diyakini, akan ada azab yang begitu pedih menanti para pelaku praktik haram dan sesat ini.

Sama seperti yang terjadi dan viral baru-baru ini, pesugihan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, kala seorang wanita mencongkel mata anaknya sebagai tumbal. 

Lalu, bagaimana Islam memandang pesugihan? Azab seperti apa yang menanti para pelaku penyembah setan ini?

1. Pandangan Buya Yahya

Menurut ulama Buya Yahya, pesugihan adalah upaya seseorang memperoleh kekayaan dengan berurusan pada dunia sihir serta perdukunan. Ia menegaskan, praktik ini keluar dari keyakinan bahwa Allah SWT adalah Maha Pemberi Rezeki.

Namun, Buya Yahya membantah bahwa orang yang melakukan pesugihan kelak mati bakal jadi budak iblis. Ia memastikan, pelaku pesugihan akan masuk ke alam barzakh dan mendapat siksa tiada tara.

 

"Tidak menjadi budaknya iblis, tidak langsung pergi ke gunung kawi atau ke gunung mana. Dia masuk ke alam baru yaitu alam barzah. Dan tidak ada iman dan siksanya tidak kira-kira," kata Buya Yahy, seperti dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV.

2. Pandangan Ustaz Abdul Somad

Mengutip kanal YouTube Kun Ma Alloh, Ustaz Abdul Somad (UAS) menyebut, ruh seseorang yang semasa hidup melakukan pesugihan, akan disiksa bagai kambing yang dikuliti hidup-hidup di alam baka.

"Orang yang pesugihan ini, roh nya disentakkan malaikat dicabut seperti mata kail pancing yang basah, seperti di tebas beratus kali di tempat yang sama, dan seperti macam kambing yang dikuliti hidup-hidup," ujar UAS.

3. Riwayat Rasulullah SAW

Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

“Adapun hamba yang kafir, jika akan meninggal dunia dan menghadapi akhirat, maka turun kepadanya Malaikat dari langit yang hitam mukanya dengan pakaian hitam, lalu duduk dimukanya sepanjang pandangan mata, kemudian datang Malaikulmaut dan duduk disamping kepalanya lalu berkata: “Hai roh yang jahat, keluarlah menuju murka Allah.”

Maka tersebar di semua anggota badannya, dicabut rohnya bagaikan mencabut besi dari bulu yang basah, hingga terputus semua urat dan ototnya, lalu dimasukkan dalam kain hitam, dan dibawa dengan bau yang sangat busuk bagaikan bangkai, dan dibawa naik.

Maka itu tidak melalui malaikat dan melainkan akan ditanya:

“Roh siapakah yang jahat dan busuk itu?”

Dijawab: “Roh fulan bin fulan.” dengan sebutan yang amat jelek sehingga sampai dilangit dunia, maka minta dibuka, tetapi tidak dibuka untuknya”.

Kemudian Nabi Muhammad SAW membaca ayat:

“Laa tufattahu lahum abwabus samaa’i, wala yad khuluunal jannata hatta yalijal jamalu fisamil khiyaath," yang artinya : “Tidak dibukakan bagi mereka itu pintu-pintu langit dan tidak dapat masuk syurga sehingga unta dapat masuk dalam lubang jarum.”

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.