REQNews.com

PSI dan PDIP Sepakat Interpelasi Formula E, Anies Baswedan: Unik, Bukankah Ini Keputusan Bersama

News

Friday, 24 September 2021 - 14:15

Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Anies Baswedan. (Foto; Instagram/aniesbaswedan)Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Anies Baswedan. (Foto; Instagram/aniesbaswedan)

JAKARTA, REQnews - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyikapi rencana pengajuan hak interpelasi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait Formula E.

Menurut Anies Baswedan, rencana tersebut merupakan hal yang unik lantaran rencana penyelenggaraan Formula E telah diputuskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersama DPRD DKI dalam rapat paripurna pada 2019.

"Ini unik, untuk interpelasi ini kenapa unik? Karena Formula E itu dicetuskan, diputuskan oleh Pemprov, Gubernur bersama dengan DPRD, Formula E itu ada di dalam APBD yang ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD menjadi, ini adalah sebuah program kita bersama," ucap Anies di Jakarta, Kamis, 23 September 2021.

Anies mengatakan, rencana interpelasi tak masuk akal. Pasalnya Formula E bukan program independen dan tidak dapat berjalan tanpa persetujuan DPRD.

"Menjadi lucu ketika diinterpelasi, kalau saya membuat inisiatif untuk membangun kegiatan secara independen tanpa persetujuan DPRD, lalu DPRD mempertanyakan itu masuk akal. Tapi kalau ini kesepakatan antara eksekutif dan legislatif juga ditetapkan anggarannya, sudah ditetapkan 2019 ini, lalu tahun 2021 ada pertanyaan seakan-akan ini adalah program Gubernur saja," ucap Anies.

Menurut Anies, Formula E adalah program antara Pemporv DKI bersama DPRD. Jadi, kata dia, Formula E bukan hanya program gubernur karena sudah disepakati bersama pada sidang paripurna DPRD DKI.

"Jadi mari kita bersama-sama mengembalikan objektivitas, bukan netral, netral itu pilihan, gak apa-apa berpihak, orang boleh berpihak asalkan harus tetap objektif dan berdasarkan fakta, kalau sekarang dibuat interpelasi menjadi karena itu banyak yang heran juga interpelasi. Bukankah ini keputusan bersama kok, bisa saya katakan ini unik," ucap Anies.

Selain untuk menarik perhatian dunia, kata Anies, Formula E bisa mempromosikan Indonesia dan Jakarta dengan luar biasa. Sebab, semua mata akan melihat Indonesia.

"Formula E itu adalah dalam rangka membawa dunia melihat ini Indonesia, karena pembangunan dikerjakan di Indonesia, dibangun, dikerjakan oleh Jakarta, ini adalah tempat di mana masyarakat maju, negara berkembang, jadi bukan sekadar soal balapannya, kadang-kadang itu tadi yang saya katakan ini tidak dipandang dengan lengkap,” ujar Anies.

Anies berharap dengan pembangunan-pembangunan yang terjadi di Jakarta, salah satunya rencana Formula E, dapat menjadikan Jakarta sebagai kota megapolitan terbesar di belahan selatan dunia.

"Saya berharap kita lihat rencana-rencana ini dalam konteks mengembalikan Indonesia sebagai salah satu pelaku dunia kontribusi untuk dunia, dan kita ingin Jakarta sebagai kota megapolitan terbesar di belahan selatan dunia," kata Anies.

Sebelumnya, rencana penyelenggaraan Formula E di tengah pandemik COVID-19 mendapatkan pro dan kontra. Salah satu pihak yang kontra adalah anggota DPRD dari Fraksi PDIP dan PSI.

Kedua fraksi tersebut pun berencana mengajukan intepelasi kepada Anies. Sedangkan, tujuh fraksi lainnya yaitu Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PKS, Partai NasDem, Partai Gerindra, PKB, dan PPP menolak interpelasi terkait Formula E.

Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.