Penampakan Massa Rusak Kantor Desa Imbas Sengketa Lahan Sentul City
JAKARTA, REQNews - Terkait perusakan Kantor Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, gara-gara tak terima upaya penggusuran oleh pihak Sentul City. Head of Corporate Communication PT Sentul City, David Rizar Nugroho, menegaskan pihaknya hanya menggusur tanah garapan milik warga pendatang yang mendirikan bangunan liar di atas tanah milik Sentul City.
"Kami tegaskan bahwa kami tidak membulldozer rumah warga asli Bojong Koneng, yang kami kejar adalah warga pendatang yang menguasai tanah garapan dari mafia tanah dan mereka mendirikan bangunan liar di atas tanah kami," kata David Rizar, kepada wartawan, Minggu 3 Oktober 2021.
David menyebut penggusuran lahan di Gunung Batu Kidul, Bojong Koneng, telah berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat. Bahkan, kata David, pihaknya telah mendapat dukungan dari desa maupun warga setempat.
"Kegiatan penataan lahan di Kampung Gunung Batu Kidul, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, sudah melalui koordinasi dengan pengurus RT, RW dan desa setempat dan mendapat dukungan warga kampung setempat," ucapnya.
David menuding ada warga di luar Kampung Gunung Batu yang ikut campur untuk melakukan penolakan terhadap penggusuran lahan ini.
David menyayangkan aksi perusakan fasilitas Kantor Desa Bojong Koneng oleh sejumlah massa. Menurut David, tindakan anarkisme itu sudah melawan hukum.
"Kami prihatin dan menyesalkan peristiwa anarkisme yang terjadi dan telah merusak fasilitas kantor Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 2 Oktober 2021," ujarnya.
Diketahui, sejumlah warga bahkan merusak gedung Kantor Desa Bojong Koneng di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu 2 Oktober 2021 sekitar pukul 11.00 WIB. Massa merusak area depan gedung hingga ruangan kantor kepala desa.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.