REQNews.com

Mahfud Md: Pengajar di Kampus Jangan Jadi “Diktator”

News

Kamis, 07 Oktober 2021 - 23:02

Dokumen pribadi REQnewsDokumen pribadi REQnews

JAKARTA, REQnews - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan, para pengajar di kampus agar tidak menjadi seorang diktator dan mengandalkan ajarannya pada diktat dan ujian semata.

Selain itu, Mahfud juga meminta agar mengubah gaya mengajar yang hanya membuat diktat kemudian disampaikan di kelas, lalu ujiannya hanya keluar dari diktat tanpa membuat studi terhadap buku yang harus dibaca dan soal-soal ujian berasal dari buku yang tidak ada di dalam diktat yang disampaikan di dalam ruang kuliah.

“Sekarang sudah banyak buku elektronik. Supaya dibiasakan tukar menukar informasi tentang buku baru terutama yang terkait dengan ilmu-ilmu yang dikembangkan di UWM ini,” kata Mahfud ketika memberikan sambutan pada Dies Natalis ke-39 Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta secara virtual, Kamis, 7 Oktober 2021.

Mahfud yang juga Ketua Yayasan Mataram menambahkan, soal pentingnya kampus dalam mengembangkan budaya literasi dunia pendidikan. Menurutnya, Kampus harus mampu membangun keyakinan kepada para mahasiswa agar menyadari dan menghayati bahwa dunia kemahasiswaan atau dunia perguruan tinggi itu adalah dunia yang mulai mandiri.

Dirinya meminta agar mahasiswa tidak lagi terlalu banyak bergantung pada kuliah-kuliah di kelas, tetapi sebagian besar ilmu yang harus diperoleh dari setiap mata kuliah itu harus dicari sendiri.

Memperingati hari lahirnya setiap 7 Oktober, sivitas akademika UWM merayakan Dies Natalies tersebut di Pendopo Agung Ndalem Mangkubumen Yogyakarta. Acara bertajuk “Hamemayu Hayuning Widya Mataram dalam Membangun Budaya dan Karakter Bangsa” dihelat secara luring dengan undangan tamu terbatas, serta daring melalui zoom.

Ikut memberikan sambutan dalam acara tersebut Ketua L2DIKTI V Bhimo Widyo Andoko, serta Laporan Tahunan Rektor UWM Prof Edy Suandi Hamid. Orasi Ilmiah disampaikan Dr Octiva Anggraini berjudul “Gender Digital Divide dan Pemberdayaan Perempuan”.

Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.