REQNews.com

Rugikan Nasabah, CEO Jouska Ditetapkan Jadi Tersangka Pencucian Uang

News

Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:05

Pernyataan resmi Jouska yang tutup sementaraLogo Jouska (Foto:The Jakarta Post)

JAKARTA, REQNews – CEO PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno ditetapkan sebagai tersangka. Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menetapkan Aakar tersangka kasus tindak pidana penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga kejahatan pasar modal.

“Sudah naik tersangka," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim, Kombes Whisnu Hermawan pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Dalam kasus ini, Bareskrim juga menetapkan Tias Nugraha Putra sebagai tersangka penempatan investasi pada PT Jouska Finansial Indonesia yang terjadi di daerah Jakarta dan/atau setidaknya wilayah hukum Indonesia pada 2018 sampai 2020. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara pada 7 September 2021.

Para tersangka dianggap melanggar tindak pidana pasar modal dan/atau penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana pencucian uang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 Ayat (1) Jo Pasal 30 dan/atau Pasal 103 Ayat (1) Jo Pasal 34 dan/atau Pasal 104 Jo Pasal 90 dan/atau Pasal 104 Jo Pasal 91 UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Kasus itu bermula dari laporan warganet yang mengaku merugi hingga Jouska ditegur oleh Satgas Waspada Investasi. Bahkan perusahaan tersebut sempat dihentikan.

Dalam sebuah diskusi virtual, Aakar menjelaskan beberapa tipe nasabah yang sempat terdampak masalah investasi tersebut. Dia mengaku ada sejumlah klien yang sebenarnya hanya mengalami berkurangnya modal, tapi dalam jumlah yang dapat ditoleransi.

Dia memastikan porsi nasabah tersebut lebih dari 20 persen, dan telah diberi pemahaman akan kondisi pasar modal saat ini serta IHSG yang secara persentase memang sedang menurun.

 

 

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.