ART Indonesia Disiksa di Malaysia, Gaji Diduga Tak Dibayar
JAKARTA, REQnews - Lagi-lagi kabar penyiksaan terhadap asisten rumah tangga (ART) Indonesia yang bekerja di luar negeri kembali terdengar.
Dilansir dari World of Buzz pada Selasa, 26 Oktober 2021, seorang ART asal Indonesia dilaporkan mengalami penyiksaan yang dilakukan oleh majikannya di Kelana Jaya, Malaysia, baru-baru ini.
ART tersebut dipukuli, dikurung di sebuah ruangan dengan tangan yang diikat ke belakang oleh majikan asal Malaysia tersebut. Selain itu, ART tersebut juga mendapat cambukan oleh majikannya pada 18 Oktober lalu.
Surat kabar Malaysia menyampaikan bahwa ada keyakinan sang ART juga mendapat pukulan di bagian kepala oleh majikan tersebut.
Korban berhasil kabur dari rumah tersangka dan melarikan diri ke KBRI Kuala Lumpur untuk mencari perlindungan. Dia juga mengajukan laporan polisi terhadap majikan yang merupakan direktur lembaga penegak hukum setempat.
Kasus tersebut saat ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Anti-Perdagangan Manusia dan Anti-Penyelundupan Migran 2007 (ATIPSOM).
Dilaporkan surat kabar tersebut, sang majikan diyakini tidak membayar gaji yang seharusnya diterima pembantu dalam waktu lama.
Kepala polisi Selangor Arjunaidi Mohamed mengkonfirmasi menerima laporan sehubungan dengan insiden yang terjadi. Namun, dia tidak memberikan komentar lebih atas kelanjutan kasus yang terjadi.
Masih belum diketahui secara jelas juga penyebab dari majikan memperlakukan ART-nya seperti itu.
Redaktur :
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
