REQNews.com

Yaqut Cholil Disarankan Lepas Kursi Menteri Agama

News

Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:35

Eks Menteri Agama Yaqut Cholil QoumasMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA, REQnews - Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyarankan Yaqut Cholil Qoumas segera mengundurkan diri dari posisi Menteri Agama (Menag) RI. Hal ini masih terkait dengan hebohnya pernyataan Menag menyoal Kementerian Agama (Kemenag) merupakan “hadiah” dari negara untuk Nahdlatul Ulama (NU), bukan untuk seluruh umat Islam.

Novel menyoroti kinerja Menag Yaqut dari waktu ke waktu hanya bisa membuat gaduh saja dengan blunder ucapan, di sisi bersamaan minim prestasi. Apabila hal ini dibiarkan berlarut-larut, maka ia melihat negara yang akan dirugikan.

"Sudah saya katakan berkali-kali bahwa kalau tidak bikin gaduh bukan Yaqut namanya dan sekarang NU sendiri dibikin gaduh. Memang sudah waktunya Yaqut itu mengundurkan diri karena sudah tidak bisa mengontrol ucapannya, dengan begitu sudah sangat merugikan Kemenag sendiri khususnya dan negara Indonesia pada umumnya," kata Novel Bamukmin ketika dihubungi ReqNews, Selasa, 26 Oktober 2021.

Novel melanjutkan, dirinya melihat sosok Yaqut sebagai pria yang gagal paham akut akan agamanya sendiri. Teranyar, melebar dengan gagal paham terhadap ormas keagamaan NU. Dia pun berpendapat, Yaqut tidak berkompeten memegang pos Menteri Agama RI.

"Terbukti PBNU sendiri membantah atas kata-katanya (Yaqut). Kalau NU saja sudah dia gagal paham, apalagi dia mau urusin Kemenag. Dengan begitu juga saya sering katakan segala urusan kalau sudah dipegang oleh bukan ahlinya maka tinggal tunggu kehancurannya," ujar Novel Bamukmin. 

Sementara, Anggota Komisi I DPR Fadli Zon pun menyarankan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk melakukan reshuffle, copot jabatan Yaqut Cholil Qoumas.

Menurut politikus Gerindra itu, seorang Menag harus meninggalkan legacy atau warisan berupa nilai-nilai kehidupan yang dapat menjadi suri teladan bagi orang yang ditinggalkan.

"Menteri kayak gini dicopot segera saja. Legacy apa yang mau ditinggalkan di Kementrian Agama?" cuit Fadli Zon melalui akun Twitter-nya, dilihat Selasa, 26 Oktober 2021.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa Kementerian Agama merupakan “hadiah” dari negara untuk Nahdlatul Ulama (NU), bukan untuk seluruh umat Islam. Dia menyampaikan hal itu dalam sebuah acara webinar internasional yang diunggah di akun Youtube TVNU pada Rabu, 20 Oktober 2021.

"Ada yang tidak setuju, 'Kementerian ini harus Kementerian Agama Islam’, karena Kementerian Agama itu adalah hadiah negara untuk umat Islam. Saya bantah, bukan, Kementerian Agama, itu hadiah negara untuk NU, bukan untuk umat Islam secara umum, tapi spesifik untuk NU," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. []

Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.