REQNews.com

Ada Ancaman Bom di Gedung HHS, Polisi Lakukan Evakuasi

News

Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:03

Ilustrasi Bom (Foto:Istimewa)Ilustrasi Bom (Foto:Istimewa)

AMERIKA SERIKAT, REQNews - Polisi mengevakuasi sementara tiga bangunan di Capitol Hill, Amerika Serikat, pada Rabu 27 Oktober 2021 waktu setempat setelah Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) mendapat ancaman bom.

HHS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kantor pusatnya di Gedung Hubert H Humphrey menerima ancaman sehingga dilakukan evakuasi.

Juru Bicara HHS Sarah Lovenheim menuliskan dalam Twitternya pada 14.30 waktu setempat, bahwa sejumlah gedung di kompleks barat daya yang dievakuasi itu sudah dibersihkan dan tidak ada kekhawatiran masalah keamanan.

“Pagi ini (Rabu malam, WIB), ada sebuah ancaman bom yang diterima di Gedung Humphrey. Sebagai tindakan berjaga-jaga, kami mengevakuasi bangunan dan tidak terjadi insiden apapun yang dilaporkan,” katanya dikutip dari The Hill.

Ia menambahkan, pihaknya memantau situasi bersama dengan Dinas Perlindungan Federal.

Pada hari yang sama, Kepolisian Capitol AS (USCP) mengeluarkan peringatan bahwa Gedung Perkantoran O’Neil juga dievakuasi akibat ancaman bom tersebut.

Sementara Kebun Raya (Botanic Garden) AS dikosongkan karena USCP membantu Dinas Perlindungan Federal menangani paket yang mencurigakan itu.

USCP juga mengeluarkan peringatan terpisah pada Rabu pagi bahwa beberapa bagian dari jalan di sekitar lokasi kejadian ditutup.

WUSA-TV di Washington DC melaporkan bahwa pihak berwenang juga menutup beberapa jalan di dalam dan sekitar wilayah barat daya US Capitol.

Ancaman bom di Departemen HHS di Capitol Hill ini terjadi lebih dari dua bulan setelah seorang pria mengancam akan meledakkan bom di dekat Gedung Kongres AS itu.

Pihak kepolisian menangkap tersangka, yang menyerahkan diri beberapa jam setelah kejadian Kamis 19 Agustus 2021.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.