REQNews.com

Masuk Guinness Book of Records, Desa Ini Terkenal Paling Berhantu

News

Minggu, 31 Oktober 2021 - 10:02

Ilustrasi hantu kuntilanakDesa paling berhantu (Foto:Istimewa)

LONDON, REQNews - Sebuah desa di wilayah Kent, Inggris, disebut-sebut sebagai tempat paling angker di Negeri itu. Desa ini bahkan pernah ditetapkan sebagai tempat paling angker oleh Guinness Book of Records.

Dikutip dari Daily Express, desa ini mendapat tempat di Guinness Book of Records pada 1989 sebagai desa paling berhantu di Inggris setelah 12 penampakan yang berbeda. 

Menurut media lokal KentLive, desa yang bernama Pluckley menawarkan lebih banyak penampakan hantu per orang daripada desa lain di Inggris. Dalam sensus 2011, Pluckley memiliki populasi 1.069, yang setara dengan satu hantu per 89 penduduk.

Meski begitu, tahun lalu The Mirror melaporkan bahwa desa itu adalah rumah bagi 15 hantu, atau satu per 71 penduduk.

Desa ini telah menjadi lokasi untuk serangkaian program televisi supernatural, termasuk Most Haunted and Ghostly Legends. Desa itu juga pernah menjadi latar serial drama ITV The Darling Buds of May, yang dibintangi oleh David Jason dan Catherine Zeta Jones.

Turis dan pemburu hantu amatir masih kerap berduyun-duyun datang ke desa yang menyeramkan ini hanya untuk mencari penampakan salah satu hantu.

Penduduk setempat Julie Halliday memberi tahu KentOnline tentang satu hantu yang istimewa pada tahun 2019.

Ia mengungkap cerita tentang seorang gadis muda bernama Elizabeth, yang diyakini telah ditempelkan ke dinding pub The Black Horse oleh pengasuhnya yang jahat.

Banyak orang (pengunjung) mengatakan rambut mereka ditarik - seorang cenayang memberi tahu kami itu karena hantu itu merasa bosan dan nakal," ungkapnya.

Penduduk lokal lainnya, Liz Wyndham, mengatakan kepada cenayang bahwa keponakannya yang masih muda pernah duduk di tempat tidur dan menunjuk seorang wanita cantik yang tidak ada di sana.

Fright Corner, salah satu tempat Pluckley yang lebih terkenal, memiliki penampakan hantu secara teratur. Seorang perampok diyakini telah menghembuskan napas terakhirnya di sini pada abad ke-18. Dia dilaporkan berkelahi dengan penjaga keamanan desa. Mereka memasukkan mayatnya ke pohon ek, yang berdiri di tempat yang sama sampai saat ini.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.