Tumben, AS Akui Angkatan Laut Cina Kini Lebih Unggul
NEW YORK, REQNews – Departemen Pertahanan AS (DOD) melansir hasil pengamatannya terhadap Cina yang disebutnya kini memiliki angkatan laut terbesar di dunia dan mengalahkan dominasi Amerika Serikat.
Departemen AS dalam laporannya baru-baru ini mengatakan Angkatan Laut Cina saat ini memiliki sekitar 355 kapal dan kapal selam, termasuk lebih dari 145 kapal kombatan utama dan juga kapal induk.
Angkatan Laut Cina juga disebutkan, akan memiliki kemampuan untuk melakukan serangan presisi jarak jauh dalam waktu dekat bahkan kini juga tengah meningkatkan kemampuan perang anti-kapal selam (ASW).
Laporan Departemen Pertahanan AS itu lebih lanjut menyatakan bahwa Angkatan Udara Cina (PLAAF) dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) bersama-sama merupakan kekuatan penerbangan terbesar di kawasan itu dan terbesar ketiga di dunia.
Mereka memiliki 2.800 pesawat di mana 2.250 di antaranya meliputi jet tempur, pembom strategis, pembom taktis, pesawat taktis multi-misi dan pesawat serang.
Laporan itu mengatakan divisi roket Cina terus mengembangkan inventaris rudal balistik jarak menengah (IRBM) DF-26 dan mampu melakukan “serangan presisi konvensional dan nuklir”.
Mengenai kemampuan nuklir Cina, laporan itu mengatakan militer negara itu telah mengembangkan platform peluncuran nuklir dari darat, laut, dan udara dan juga memiliki kemampuan senjata biologis .
Militer Cina juga telah membangun kepentingannya luar negeri dengan fasilitas militer untuk mendukung kemampuan angkatan laut, udara dan darat dan sedang mempertimbangkan negara seperti Kamboja, Pakistan , Sri Lanka, Tajikistan , UEA, Seychelles dan lokasi lainnya.
Laporan tersebut mencatat bahwa dibalik terjadinya bentrokan perbatasan dengan India, dan peristiwa penting lainnya” tahun lalu, tentara Cina telah mempercepat pelatihan dan penempatan peralatan militernya di berbagai lokasi. Sebuah langkah cepat dibanding beberapa tahun terakhir.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
