Diskriminasi Berlanjut, Taliban Larang Wanita Tampil di TV
JAKARTA, REQnews - Pemerintahan Taliban kembali melanjutkan diskriminasinya terhadap perempuan-perempuan di Afghanistan setelah mereka berkuasa.
Terbaru, dalam pedoman agama yang diterbitkan, Taliban melarang seluruh saluran televisi di Afghanistan menampilkan perempuan dalam drama maupun sinetron.
Selain itu, Kementerian Amar Maruf Nahi Mungkar juga mewajibkan seluruh jurnalis perempuan untuk memakai jilbab dalam laporan pemberitaan kepada publik.
Aturan terkait tayangan televisi juga terkait dengan tidak bolehnya film atau acara yang menampilkan Nabi Muhammad SAW dan sosok-sosok Islam besar lainnya diampilkan, serta segala jenis program yang tidak berunsur nilai-nilai Islami dan budaya Afghanistan.
"Ini bukan aturan tapi petunjuk agama," kata Jubir Kementerian Amar Maruf Nahi Munkar Hakif Mohajir, seperti dikutip dari AFP, Senin 22 November 2021.
Padahal, sebelumnya Afghanistan berjanji menjalankan pemerintahan yang moderat dengan menjamin hak-hak perempuan.
Nyatanya, mereka justru melakukan diskriminasi besar-besaran. Bahkan, insan pers juga terkena imbasnya, seperti pemukulan hingga pelecehan.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.