AS Pertimbangkan Kirim Helikopter Mi-17 Buatan Rusia dan Rudal anti-Tank ke Ukraina
Washington, REQNews.com -- AS diduga mempertimbangkan opsi mengirim penasehat militer dan persenjataan ke Kiev, menyusul laporan penumpukan pasukan dan perangkat perang Rusia di dekat perbatasan Ukraina.
Mengutip sumber tak disebut nama, CNN memberitakan Gedung Putih sedang mempertimbangkan mengirim helikopter Mi-17 buatan Rusia yang tidak digunakan untuk memperkuat pasukan Ukraina.
Mi-17 dibeli AS untuk ditransfer ke Angkatan Darat Afghanistan. Heli itu tidak digunakan AS, dan dibiarkan tidak terpakai setelah AS Paman Sam menarik diri dari Afghanistan.
Washington, menurut CNN, juga akan mengirim lebih banyak sistem rudal anti tank Jevelin, mortir, dan rudal pertahanan udara Stinger.
Namun, sumber itu mencatat terdapat kekhawatiran pengiriman rudal dan helikopter canggih akan dilihat Moskwa sebagai esklasi signifikan. Bukan tidak mungkin konflik menjadi sedemikian besar.
Dalam beberapa pekan terakhir pejabat AS menyatakan keprihatinan Rusia berencana menyerang Ukraina, meski Moskwa bersikeras pasukannya hanya melakukan manuver internal.
Pekan lalu, Menlu AS Anthony Blinken mengatakan Washington tidak memahami niat Moskwa tapi memiliki pengalaman berurusan dengan Rusia dan Ukraina.
"Kekhawatiran kami adalah Rusia membuat kesalhans erius dengan mengulangi apa yang dilakukan tahun 2014, ketika mengumpulkan pasukan di sepanjang perbatasan dan masuk ke wilayah Ukraina," kata Blinken.
Pers AS; Bloomberg dan Forbes, melihat kemungkinan invasi Rusia. Namun Badan Intelejen Luar Negeri Rusia (SVR) bersikeras semua rumor invasi adalah bikinan Departemen Luar Negeri AS.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.