REQNews.com

Ini Fakta Unik Berang-berang yang Serang Pria dengan 20 Gigitan

News

Minggu, 12 Desember 2021 - 22:04

Berang-berang (Foto:Istimewa)

SINGAPURA, REQNews - Seorang warga Inggris diserang 20 ekor berang-berang, hewan itu menggigitnya di kaki, bokong hingga jari. Graham George Spencer (60) diserang kawanan berang-berang marah saat jalan-jalan bersama teman di Singapore Botanical Gardens.

Kejadian tersebut terjadi pada 30 November sekitar pukul 06.40 pagi waktu setempat. Akibat serangan itu, setidaknya dia menderita 20 gigitan.

Dilansir dari The Straits Times, dia mengaku melihat kawanan berang-berang tengah melintasi jalan yang masih remang. Jarak antara dirinya dan kawanan berang-berang sekitar 4 meter.

Dia mengaku baru kali pertama melihat berang-berang sejak dia sering jalan-jalan di taman tersebut lima bulan lalu. Awalnya, berang-berang itu melintas dengan tenang. Namun mereka tiba-tiba menjadi agresif saat seorang pelari mendekat.

Berang-berang itu awalnya menyerang pelari tersebut, namun dia berhasil melarikan diri. Ternyata berang-berang lalu menyerang Spencer hingga jatuh tertelungkup.

Hewan pemakan ikan itu mulai menggigit beberapa bagian tubuh Spencer. Rekan Spencer mulai berteriak meminta pertolongonan dan sempat membuat berang-berang berhenti menggigit sejenak.

"Berang-berang itu pasti mengira saya adalah pelari tadi. Saya sebenarnya mengira akan mati. Mereka akan membunuh saya," kata Spencer.

Keduanya lantas berupaya lari mencari kerumunan. Spencer segera dilarikan ke rumah sakit dan harus dirawat selama tiga hari akibat lukanya.

Di rumah sakit, Spencer mendapatkan suntikan anti tetanus, antibiotik hingga jahitan di atas lukanya. Akibat serangan tak terduga itu, Spencer bahkan menjadi kesulitan duduk dan tidur.

Seorang perwakilan dari Singapore Botanic Gardens mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut.

Diyakini Spencer diserang keluarga berang-berang berbulu halus yang sering mengunjungi Singapore Botanic Gardens selama beberapa tahun terakhir.

Direktur Singapore Botanic Gardens, Dr Tan Puay Yok mengatakan, pengunjung harus jaga jarak aman dari satwa liar. Pengunjung juga dilarang memberi makan atau mendekati mereka.

"Berang-berang biasanya bukan makhluk yang agresif dan serangan jarang terjadi. Namun hal itu memang terjadi," katanya.

Berang-berang merupakan binatang darat yang dapat tinggal di dalam air. Hewan ini dikenal sebagai hewan yang suka membuat bendungan, makanan favoritnya adalah ikan.
Berikut ini beberaa fakta unik tentang berang-berang :

Perenang yang Cepat
Berang-berang mampu berenang dengan kecepatan hingga tujuh mil per jam. Kecepatan tersebut didapat dari kemampuan ekor berang-berang yang kuat dan selaput di antara jari-jari mereka. Selama di dalam air, berang-berang dapat menahan napas selama tiga sampai empat menit. Selain itu, berang-berang juga mampu menutup hidung dan telinga mereka untuk menghindari air yang masuk.

Berang-berang menyelam dengan kacamata renang sendiri
Hewan ini dapat menyelam dengan menggunakan kacamata renang yang terdiri dari satu set kelompok mata transparan sehingga ia bisa melihat meski tengah berada di bawah air.

Tidur mengapung sambil bergandengan tangan
Biarpun biasanya mereka tidur dan istirahat di daratan, mereka juga suka tidur mengapung di lautan. Mereka akan tidur berkelompok dan saling bergandengan tangan supaya tidak terbawa gelombang. Biasanya mereka juga memilih area di mana terdapat banyak rumput laut atau kelp dan menggunakannya untuk mengikat diri biar tidak hanyut.

Hewan yang cinta kebersihan
Berang-berang laut sangat obsesi dengan kebersihan diri. Bukan tanpa alasan. Kalau bulunya kotor, mereka akan sulit menghangatkan diri.

Memiliki Bulu Paling Lebat di Dunia
Berang-berang laut memiliki bulu terpadat di antara semua hewan di dunia. Dengan bulu sebanyak 2,6 juta per inci persegi, mantel tebal tersebut menjadikan berang-berang satu-satunya mamalia laut yang tidak memiliki lapisan lemak.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.