REQNews.com

Gempar! Guru Pasantren Cabul Ada lagi, Kali Ini di Tasikmalaya Korbannya 9 Orang

News

Senin, 13 Desember 2021 - 01:01

Ilustrasi pelecehan (Foto:Istimewa)Pelecehan (Foto:Istimewa)

TASIKMALAYA, REQNews - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap belasan santri di Kota Bandung masih ramai dibicarakan, kini terjadi lagi oknum guru pasantren lecehkan siswinya sebanyak 9 orang di Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya kasus dugaan cabul oleh oknum guru di salah satu pesantren ke para santriwatinya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya tersebut.

Sejauh ini Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya sedang menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan. "Kami sedang tangani," pungkasnya.

Para korban santriwati yang mengaku dicabuli guru pesantrennya sendiri ini saat ini didampingi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, dari hasil penelurusan yang dilakukan timnya, setidaknya jumlah korban dugaan pencabulan yang diduga lakukan oleh seorang oknum guru ngaji di salah satu pondok pesantren mencapai 9 santriwati.

Kasus tersebut muncul ke permukaan setelah salah seorang korbannya melaporkan ke KPAID yang kemudian diikuti oleh para korban lainnya.

“Pondok pesantrennya sendiri berada di wilayah Tasikmalaya Selatan,” ujar Ato, Minggu 12 Desember 2021.

Menurut Ato, yang baru lapor ke polisi 2 korban. Semua korbannya ada 9.

“KPAID akan terus mendampingi para korban dugaan pelecehan seksual ini. Kami juga akan terus memberikan trauma healing dan menjaga dampak psikologis dan sosial para korban,” ucapnya.

Dikatakan, menurut pengakuan para korban, mereka diduga dicabuli di lokasi pendidikan dengan modus pengobatan. Santriwati yang sakit diberi air minum kemudian terjadi perbuatan tak senonoh.

“Aksi dugaan pencabulan ini dilakukan oknum saat sedang sepi, mulai dari tempat mengajar dan tempat lainnya di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.