REQNews.com

Terungkap! Ormas FBR-PP Diduga Kuasai Aset Negara Terkait BLBI di Kemayoran

News

Selasa, 14 Desember 2021 - 18:02

Ilustrasi Police Line (Foto: Istimewa)Ilustrasi Police Line (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) selama bertahun-tahun diduga telah menguasai tiga bidang lahan tanah milik negara tanpa hak dan melanggar hukum.

Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto mengatakan PP telah menguasai satu bidang tanah dan bangunan empat lantai yang berada di Ruko Perkantoran Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran.

"Lembaga Manajemen Aset Negara yang melaporkan bahwa salah satu aset milik Negara dan BPPN, terkait kasus BLBI telah dikuasai tanpa hak oleh organisasi masyarakat Pemuda Pancasila," kata Setyo dalam konferensi pers Senin 13 Desember 2021.

Ia menyebut bahwa bangunan milik pemerintah tersebut tersebut telah dikuasai oleh PP selama 17 tahun yaitu sejak tahun 2004. Sebelumnya, Lembaga Manajemen Aset Negara selaku pengelola aset telah melakukan negosiasi sebanyak dua kali, namun tidak menemukan kesepakatan dengan PP.

Untuk itu, petugas gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, TNI dan Satpol PP melakukan pengosongan dan penyegelan bangunan yang telah dijadikan markas oleh anggota PP.

Selain bangunan, dua bidang tanah lainnya yang berada di kawasan eks Bandara Kemayoran yaitu di Blok B2 dan B3 dengan luas masing-masing 13 ribu meter persegi dan 12 ribu meter persegi yang digunakan oleh FBR.

"Kedua tanah tersebut oleh organisasi masyarakat FBR didirikan lapangan futsal dan lapangan badminton, juga petak kios dan bangunan semi permanen yang tujuannya untuk disewakan," katanya.

Bahkan, Setyo menyebut bahwa FBR telah menyewakan salah satu petak kios milik PT Oseania selalu pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) dengan tarif Rp 3 juta per tahun.

Polres Metro Jakpus pun mengenakan Pasal 387 juncto 167 KUHP. Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan terkait pelaku penguasaan aset negara secara sepihak ormas PP dan FBR.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.