Berani Banget! Natalius Pigai Sebut Menko Marves Gagal Tingkatkan Investasi, Ini Penyebabnya
JAKARTA, REQnews - Mantan anggota Komnas HAM Natalius Pigai menilai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia gagal dalam meningkatkan investasi di Indonesia.
Menurut Peneliti, Penyelidik, Statistisi & Teknokrat Birokrat itu berdasarkan Data BPS 2021 selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa investasi di Indonesia sejak tahun 2018 terjadi penurunan.
Pigai menyebut bahwa pada tahun 2018 sebanyak 29 307,91 juta dolar AS. Kemudian tahun 2019 sebanyak 28 208,76 juta dolar AS. Sementara pada tahun 2020 sebesar 28 666,30 juta dolar AS.
"Jumlah investasi tersebut dilihat dari Penanaman Modal Asing baik dari USA, Kawasan Asia, Kawasan Afrika, Eropa dan Kawasan Amerika lainnya. Investasi asing juga hanya didominasi oleh Tiongkok dan Hongkong," kata Pigai dalam keterangan tertulisnya pada Senin 17 Januari 2022.
Menurutnya, berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal tahun 2021, jumlah tersebut berasal dari investasi murni tidak termasuk sektor minyak & bumi, perbankan, lembaga keuangan non bank, asuransi, sewa guna Usaha.
Kemudian, investasi yang perizinannya dikeluarkan oleh instansi teknis atau sektor, investasi portofolio (pasar modal) dan rumah tangga hingga proyek dalam unit yang sudah berlangsung lama.
Sehingga menurutnya, terkait dengan terjadinya penurunan investasi tersebut, Menko Marves dan Menteri Investasi gagal dalam usaha meningkatkan investasi, iklim investasi dan juga menjalin kemitraaan internasional serta market intelijen dan lain sebagainya.
Redaktur : Hastina
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
