REQNews.com

Ini 4 Kementerian yang PNSnya Pindah Duluan ke Ibu Kota Negara Nusantara

News

Kamis, 03 Februari 2022 - 13:04

Ibu Kota Nusantara (Dok. Instagram Nyoman Nuarta)Ibu Kota Nusantara (Dok. Instagram Nyoman Nuarta)

JAKARTA, REQNews - Pemindahan kantor pemerintah ke Ibu Kota Nusantara akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap I, pembangunan IKN pemerintah akan melakukan pemindahan setidaknya 4 kantor Kementerian Koordinator.

Hal tersebut dikemukakan oleh Plt. Direktur Regional II Kementerian PPN/Bappenas (Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Mohammad Roudo yang mengatakan pemindahan kantor dan para ASN nya ke IKN Nusantara akan dilakukan secara bertahap.

Di antaranya, kantor Kementerian Koordinator yang dipindahkan duluan adalah Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

"Kemudian nanti secara bertahap beberapa kantor-kantor akan berpindah, dan juga secara bertahap ASN nya juga akan bergerak kesana," ujarnya dalam diskusi secara virtual, Rabu 2 Februari 2022.

Pemindahan para ASN untuk tahap pertama tersebut ditargetkan terealisasi sebelum 16 Agustus 2024.

"Untuk pertama kita akan mendorong sharing office, karena pemenuhan ini bertahap, kalau di realisasikan di tahap I itu tentu berat bebannya," sambungnya.

Sedangkan untuk tahap selanjutnya pada rentan tahun 2025 hingga 2035 akan difokuskan pada penyelesaian pemindahan ASN dan kantor lainnya.

"Kemudian pengembangan sektor ekonomi prioritas, dan fase kota seperti membangun pusat inovasi dan pusat ekonomi," sambungnya

Sedangkan pada fase selanjutnya yaitu 2035 hingga tahun 2045 akan membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas untuk daerah penyangga kawasan IKN, seperti Samarinda dan Balikpapan.

 

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.