REQNews.com

Usai Terlibat Pengeroyokan, WNA Asal Ukraina dan Rusia Ditahan di Bali

News

Sabtu, 05 Februari 2022 - 11:05

Ilustrasi Tersangka (Foto:Istimewa)Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)

BALI, REQnews - Empat warga negara asing (WNA) berinisial ZO, VK, dan ID dari Ukraina serta AT warga Rusia, ditahan oleh Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar setelah terlibat pengeroyokan di Kuta Utara, Bali, pada 2 Februari lalu.

"Keempat WNA tersebut merupakan pelaku. Jadi pelaku adalah korban dan korban adalah pelaku. Keempat WNA tersebut saling melakukan kekerasan," kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Surawan pada Sabtu 5 Februari 2022.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara membeberkan kronologis peristiwa tersebut. Menurutnya insiden terjadi pada 2 Februari lalu sekitar pukul 12.00 WITA, saat itu sejumlah WNA mengeroyok seorang warga Ukraina bernama Oleg Zheinov.

Oleg Zheinov yang saat itu sedang bersama kekasihnya Cenly Elounora Musa Lalenoh mendatangi seorang WNA bernama Volodymyr Kaminsky di Villa Lime, Jalan Subak Sari, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Kedatangannya itu untuk meminta pertanggungjawaban terkait masalah sepeda motor yang disewa Volodymyr hilang. Namun dirinya tak mau bertanggungjawab serta mengatakan pacar Oleg Zheinov yang mencuri sepeda motor tersebut.

Kemudian pada sekitar pukul 12.30 WITA, empat orang WNA lainnya mendatangi Oleg Zheinov mengaku sebagai polisi internasional menyeretnya ke dalam mobil serta memukulinya.

Purwantara mengatakan Oleg Zheinov mengalami luka memar hingga lecet pada bagian leher dan lututnya. Atas perbuatannya itu, pelaku penyerangan kemudian ditahan Rudenim Denpasar.

Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan bahwa penahanan dilakukan karena WNA tersebut telah mengganggu ketertiban masyarakat.

"WNA yang mengganggu ketertiban masyarakat dan melanggar Pasal 75 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian bisa dilakukan pendeportasian," kata Jamaruli.

 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.