REQNews.com

Polisi Tangkap Suami di Mojokerto yang Mencampur Racun Tikus di Kopi Istrinya

News

Sabtu, 26 Februari 2022 - 12:02

Ilustrasi Racun (Foto:Istimewa)Racun (Foto:Istimewa)

MOJOKERTO, REQNews - Seorang suami di Mojokerto mencampurkan racun tikus di kopi istrinya. Tindakan tersebut dilakukannya karena cemburu, tapi tidak hanya sang istri yang menjadi koban, tetangganya juga yang minum kopi tersebut ikut keracunan.

Kejadian tersebut terjadi di Dusun Kemuning, Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto pada Kamis 24 Februari 2022.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengungkapkan, akibat kejadian tersebut dua orang mengalami keracunan usai menenggak kopi di warung milik salah satu korban.

Diketahui, dua korban adalah Ponisri (47 tahun) yang merupakan pemilik warung kopi dan seorang pelanggan, Nur Ahmadi (40 tahun) .

Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan Samino Putro (45 tahun) suami Ponisri sebagai tersangka.

Penetapan tersangka terhadap Samino Putro ini berdasarkan gelar perkara yang dilakukan, dan ditemukan fakta-fakta serta alat bukti yang kuat.

"Dari fakta-fakta di lapangan, kita yakin bahwa suami korban adalah tersangkaanya. Statusnya juga sudah kita naikkan ke penyidikan," terang Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, Jumat 25 Februari 2022.

Menurut Rofiq pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyita sejumlah barang bukti seperti bubuk kopi yang berada di dalam toples, sisa seduhan kopi di lepek dan gelas yang diminum kedua korban.

Polisi juga telah memeriksa saksi-saksi mulai tetangga korban, termasuk pemilik toko pestisida tempat tersangka membeli racun tikus.

Dari hasil keterangan tersangka, dirinya nekat mencampur racun tikus dicampur dalam bubuk kopi karena cemburu buta dengan istrinya.

"Targetnya ya istrinya, karena cemburu," jelas Rofiq.

Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami mual, pusing dan muntah hingga harus dilarikan ke Puskesmas Dawarblandong. Bahkan, Nur Ahmadi harus dirujuk ke RSI Sakinah Mojokerto, akibat kondisinya kritis.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.