Keterlaluan! Seorang Buruh Pabrik di Gresik Alami Perundungan
GRESIK, REQNews - Beredar video menggambarkan seorang buruh sebuah pabrik di Kabupaten Gresik, sedang mengalami perundungan oleh beberapa orang.
Dalam video tersebut, telihat 2 orang bersuara dengan nada keras dihadapan seseorang yang diduga buruh pabrik.
"Nek nuntut ngono, yo carane nuntut ngono, ono Perusahaan, ono managemen, ngomong apik-apik, terus yo'opo ?".
Sementara korban perundungan terlihat tidak berdaya. Demikian potongan suara yang ada di video tersebut.
Ternyata video berdurasi sekitar 10 detik tersebut berlokasi di sekitar Jalan Veteran Gang I, Kabupaten Gresik.
Orang dalam video yang mendapatkan persekusi adalah Buruh pabrik berinisial THM, Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP), Perusahaan yang mengolah daging rajungan untuk diekspor ke Amerika.
Sementara itu Ketua DPC FSP LEM SPSI Kabupaten Gresik, Imam Syaifudin saat dikonfirmasi membenarkan jika orang yang dipersekusi dalam video yang beredar tersebut adalah salah seorang Pengurus PUK.
"Memang benar yang dalam video tersebut adalah ketua PUK SP LEM SPSI PT Graha Makmur Cipta Pratama, yang malam sebelum kejadian itu, Dia ingin menjaga anggotanya yang baru dimutasi oleh Pimpinan Perusahaan untuk pindah bagian di gudang yang agak jauh dari lokasi pabrik," terang Imam.
"Seorang wanita, sendirian bekerja, apalagi rencana sampai malam hari maka bagi teman-teman pengurus PUK PT.GMCP perlu melindungi anggotanya, karena di gudang tersebut tidak pernah ada pekerja perempuan, tindakan melindungi anggota juga sudah dilaporkan kepada kami di DPC sebelum kejadian," lanjut Imam.
DPC FSP LEM SPSI Kab Gresik juga sedang melakukan investigasi terkait aksi persekusi terhadap anggotanya di PT Graha Makmur Cipta Pratama.
"Kita membentuk tim investigasi dan akan kami tindak lanjuti hasil temuan tersebut, beberapa data lapangan sudah kami dapatkan" tegas Imam.
Imam menyesalkan adanya tindakan perundungan oleh pihak-pihak tertentu kepada anggotanya.
"Kami sangat menyesalkan tindakan premanisme seperti ini, apa pun motifnya sangat kami sesalkan apalagi dilakukan di teras musholla, ada satpam disana dan membiarkan," jelas Imam.
Imam berjanji akan membongkar semua masalah yang terkait dengan perundungan anggotanya.
Rencananya pihak DPC FSP LEM SPSI Kab Gresik akan membawa kasus perundungan ini ke jalur hukum.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
