REQNews.com

Polemik Wacana Penundaan Pemilu 2024! Mbak Puan Sebut PDIP Juga Punya Big Data, Ini Katanya

News

Selasa, 15 Maret 2022 - 19:32

Puan Maharani (Foto: Istimewa)Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan PDI Perjuangan (PDIP) juga mempunyai big data sendiri, terkait dengan gelaran Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu Puan sampaikan menanggapi pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang mengklaim memiliki 110 juta suara rakyat menginginkan penundaan pemilu 2024.

"Kalau di PDI Perjuangan, kami punya data sendiri dan tidak termasuk dengan data yang disampaikan. Itu saja," kata Puan Maharani kepada wartawan di kompleks parlemen Jakarta, Selasa 15 Maret 2022.

Ia menyebut bahwa partainya juga memiliki big data terkait wacana penundaan pemilu tersebut, namun dirinya tidak menjelaskan lebih rinci isi big data yang dimaksud. "Dan data kami partai politik, big data juga," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengklaim memiliki data aspirasi rakyat Indonesia yang menginginkan penundaan Pemilu 2024.

"Karena begini, kita kan punya big data, saya ingin lihat, kita punya big data, dari big data itu, kira-kira meng-grab 110 juta. Iya, 110 juta, macam-macam, Facebook, segala macam-macam, karena orang-orang main Twitter, kira-kira orang 110 jutalah," kata Luhut.

Berdasarkan data tersebut, Luhut menjelaskan masyarakat kelas menengah ke bawah ingin kondisi sosial politik yang tenang. Menurutnya, masyarakat tak ingin gaduh politik dan lebih menginginkan kondisi ekonomi ditingkatkan.

"Kalau menengah ke bawah ini, itu pokoknya pengin tenang, pengin bicaranya ekonomi, tidak mau lagi seperti kemarin. Kemarin kita kan sakit gigi dengan kampret-lah, cebong-lah, kadrun-lah, itu kan menimbulkan tidak bagus. Masa terus-terusan begitu," ujarnya.

 

 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.