REQNews.com

Tak Hanya Sukai Pacar Korban, Ternyata Ini Motif Lain ZI Menghabisi Nyawa Mahasiswa Kedokteran UB

News

Monday, 18 April 2022 - 15:40

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Misteri tewasnya mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB), Bagus Prasetya Lazuardi (26) sudah menemui titik terang. Tak disangka, pelaku pembunuhan adalah ayah tiri dari pacar korban berinisial ZI (38). 

Dari hasil pemeriksaan polisi, motif ZI tega menghabisi nyawa korban lantaran persoalan asmara. ZI ternyata menyukai anak tirinya yang tak lain adalah pacar korban. Tak hanya itu, motif lain adalah ZI ingin menguasai mobil dan uang milik korban.

"Korban adalah pacar anak tiri tersangka. Kemudian, korban sering dimintai uang oleh tersangka. Dan yang terakhir, rekening korban dipindah ke rekening tersangka. Di motif yang lain, tersangka selaku ayah tiri pacar korban memiliki rasa suka terhadap anak tirinya," kata Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Ronald Purba, di Mapolda Jatim, Senin 18 April 2022.

Dalam kasus ini, ZI dijerat Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP subsider 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

"Sejauh ini masih satu tersangka. Kami sudah memeriksa sejumlah saksi, seperti pacar korban dan juga orang tua korban.

Meski begitu, kami tetap mengembangkan kasus ini dan bisa jadi ada tersangka lain," kata Ronald.

 

 

Sebelumnya diberitakan, Bagus Prasetya Lazuardi ditemukan tewas di sebuah lahan kosong di Kabupaten Pasuruan dalam keadaan membusuk pada Selasa pagi 12 April 2022.

Merujuk hasil autopsi, penyebab kematian korban yakni karena paru-paru mengempis akibat kekerasan benda tumpul di bagian dada. Kepolisian menduga korban dianiaya di tempat lain lalu jenazahnya di buang di lokasi penemuan.

Saat jenazah ditemukan, tak ada kartu identitas korban. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan sidik jari barulah diketahui. 

Redaktur : Tia Heriskha

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.