REQNews.com

Pak Jokowi Tolong, Ini Bahaya! Ada Nyaris 12 Juta Ancaman Siber Bidik Indonesia

News

Monday, 25 April 2022 - 18:01

Ilustrasi serangan siberIlustrasi ancaman siber

JAKARTA, REQnews - Data Kaspersky menunjukkan, selama periode Januari-Maret 2022, terdeteksi sebanyak 11.802.558 ancaman siber yang ditularkan melalui internet pada pengguna KSN di Indonesia.

Tentu saja ini menjadi ancaman serius yang harus diperhatikan pemerintah. Apalagi, Bank Dunia baru-baru ini melaporkan bahwa adopsi teknologi dalam bisnis di Indonesia adalah yang tertinggi di dunia di tengah pandemi. Namun pengadopsian ini meningkatkan risiko masalah keamanan siber.

Masih merujuk data Kaspersky, sebanyak 27,6 persen pengguna dalam negeri menjadi sasaran ancaman berbasis web pada periode tersebut.

Terjadi peningkatan 22 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni di angka 9.639.740, dan menurun 2 persen dari kuartal terakhir Oktober-Desember 2021.

Ini menempatkan Indonesia di urutan ke-60 di seluruh dunia dan peringkat pertama di Asia Tenggara dalam hal bahaya yang ditimbulkan dari berselancar di web.

"Serangan siber baik yang dilakukan melalui taktik daring atau luring terbukti menargetkan individu dan bisnis dalam segala bentuk dan ukuran. Kemunculan berbagai tren digitalisasi di Indonesia akhir-akhir ini merupakan perkembangan yang menggembirakan," kata General Manager Kaspersky untuk Asia Tenggara Yeo Siang Tiong, seperti dikutip Senin 25 April 2022.

"Tren ini juga harus disambut dengan kewaspadaan dari semua pihak yang terlibat, karena para pelaku kejahatan siber selalu menunggu tren berikutnya untuk dieksploitasi," ujar dia menambahkan.

Meski begitu, Yeo mengungkapkan bahwa 29,9 persen pengguna dalam negeri diserang oleh ancaman lokal selama periode ini dan menunjukkan penurunan 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan juga penurunan 15 persen dibandingkan kuartal terakhir tahun lalu.

Penurunan ancaman lokal ini dapat dikaitkan dengan pekerjaan jarak jauh secara berkelanjutan yang meminimalkan penggunaan perangkat yang dapat dilepas di kantor, secara signifikan.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.