REQNews.com

Mahfud Sebut Obligor BLBI Antony Salim Lunas, SDR: Apa Dasarnya?

News

Kamis, 23 Juni 2022 - 16:59

Menko Polhukam Mahfud MD  (Foto: YouTube/Kemenko Polhukam RI)Menko Polhukam yang juga Ketua Pengarah Satgas BLBI, Mahfud MD dalam konferensi pers (Foto: YouTube/Kemenko Polhukam RI)

JAKARTA, REQnews - Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto meragukan pernyataan Ketua Pengarah Satgas BLBI Mahfud MD yang menyebut sudah ada empat konglomerat yang melunasi hutang BLBI. Mereka adalah Anthony Salim, Bob Hasan, Sudwikatmono dan Ibrahim Risjad.

“Apa dasar Mahfud menyatakan mereka telah lunas. Ini harus dibuka lebar. Apakah karena mereka telah menerima Surat Keterangan Lunas dari pemerintah?,” ujar Hari.

Jika klaim Mahfud berdasarkan pada SKL, ia mengatakan bahwa terdapat audit BPK menyatakan ada selisih jumlah.

Hari menyebut bahwa sebelumnya, Kejaksaan Agung pernah melakukan penyidikan terhadap SKL BLBI terhadap Anthony Salim (Salim Grup) dan Syamsul Nursalim (Gajah Tunggal). 

Hasilnya, keduanya dihentikan karena dinyatakan tidak melakukan pelanggaran hukum.

“tetapi faktanya Syamsul Nursalim masih dikejar-kejar oleh Satgas BLBI, tetapi Antony Salim justru dinyatakan lunas dan bebas melenggang. Mahfud harus buka ini ke publik agar clean and clear,” kata dia.

Sebelumnya Mahfud yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu mengatakan selama satu tahun bekerja, Satgas BLBI telah berhasil mengumpulkan aset senilai lebih dari Rp 22 triliun.

Yaitu tercatat hingga 21 Juni 2022, melalui proses pemanggilan dan penagihan kepada obligor/debitur prioritas, Satgas BLBI telah berhasil membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara sejumlah Rp 714.408.470.778. Mahfud menyebut, dari hasil penjualan lelang barang jaminan obligor/debitur dan aset properti eks BLBI, telah diperoleh PNBP senilai Rp 36.021.330.000.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.