Waspada! WHO Tetapkan DKI Level 3 Transmisi Corona
JAKARTA, REQnews - Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 3.540, Minggu 17 Juli 2022. Sementara itu jumlah pasien sembuh bertambah 2.574, meninggal 10. Penambahan kasus baru COVID-19 paling banyak terdapat di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan provinsi DKI Jakarta di level 3 transmisi komunitas penularan COVID-19.
Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, tingginya angka penularan karena mobilitas di Ibu Kota lebih tinggi jika dibandingkan dengan provinsi lain.
"Jujur susah menanggapinya ya karena kondisi dan situasi Jakarta berbeda dengan 33 provinsi lainnya pasti. Jadi kalau dibandingkan apple to apple juga rasanya kurang fair, roda perekonomian di Jakarta yang lebih hectic dibanding kota lain, tentunya juga mobilitas orang di Jakarta juga berbeda, memang tentunya risiko paparan juga tinggi," ucap Rani kepada wartawan, Minggu 17 Juli 2022.
Rani juga menyoroti maraknya kerumunan di tempat umum. Karena itu, dia meminta jangan sampai aparat melakukan pembiaran terhadap pelanggaran aktivitas warga.
"Kalau menurut saya imbauan kepada Pemprov membatasi kerumunan-kerumunan orang juga perlu diwaspadai lagi, pembiaran-pembiaran aktivitas keramaian orang perlu di evaluasi lagi," imbuhnya.
Politikus Gerindra itu menyadari masyarakat saat ini memasuki fase jenuh menerapkan prokes COVID-19. Rani meminta supaya masyarakat tidak membuka masker saat beraktivitas.
"Jujur kita semua tentunya sama-sama di titik jenuh akan pandemi ini, penggunaan masker yang semakin lama malah bikin tambah sesak, tentunya masyarakat bukan hanya sekedar diimbau tetapi juga perlu disupport agar terus dapat menjaga stamina," katanya.
Sebagaimana diketahui, WHO menetapkan provinsi DKI Jakarta di level 3 transmisi komunitas penularan COVID-19. Data per 4 hingga 10 Juli menunjukkan provinsi DKI mencatat insiden kasus tertinggi dibandingkan provinsi lain secara nasional.
Redaktur : Tia Heriskha
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
