Rumahnya Digerebek FBI Cari Dokumen Rahasia, Donald Trump Ngamuk Katakan Ini
WASHINGTON DC, REQNews - Mantan Presiden Donald Trump geram dumahnya di Palm Beach, Florida, digerebek Biro Investigasi Federal AS (FBI) pada Senin 8 Agustus 2022 waktu setempat.
Media Amerika menyebut penggerebekan itu berkaitan dengan penghilangan catatan resmi Trump semasa masih menjabat kepala negara.
Trump sebelumnya mengonfirmasi bahwa dia telah setuju untuk mengembalikan catatan tertentu ke arsip negara.
Politikus Partai Republik itu pun menyebut hal tersebut sebagai “proses yang biasa dan rutin”.
Sementara itu, menanggapi penggeledahan di rumahnya itu, Trump menuding lawan-lawan politiknya tengah bermain “perburuan penyihir”.
“Ini adalah masa-masa kelam bagi bangsa kita, karena rumah saya yang indah, Mar-A-Lago di Palm Beach, Florida, saat ini dikepung, digerebek, dan diduduki oleh sekelompok besar agen FBI,” ungkap Trump dalam sebuah pernyataan.
“Ini adalah pelanggaran penuntutan, upaya mempersenjatai sistem peradilan, dan serangan oleh kaum Demokrat kiri radikal yang sangat tidak ingin saya mencalonkan diri sebagai Presiden pada 2024,” ujarnya.
Dia lantas menyamakan penyelidikan FBI di rumahnya itu dengan skandal Watergate, yakni kejahatan bersejarah di dunia politik AS yang terjadi pada dekade 1970-an.
“Mereka bahkan membobol brankas saya! Apa perbedaan antara ini dan Watergate, di mana para operator membobol Komite Nasional Demokrat? Di sini, sebaliknya, Demokrat mendobrak rumah Presiden Amerika Serikat ke-45,” kata Trump.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.