Kematian Kyle Mullen Menguak Tabir Pemakaian Obat-obatan di Kalangan Militer
JAKARTA, REQNews – Latihan yang keras membuat sebagian prajurit menggunakan obat-obatan agar mereka kuat menghadapi latihan yang berat. Hal ini terungkap saat investigasi kematian Kyle Mullen (24) anggota Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) yang tewas akibat mengalami overdosis obat-obat terlarang jenis viagra.
Mullen meninggal dunia pada 4 Februari 2022 lalu, saat ia menjalani pendidikan satuan elite Angkatan Laut Amerika Serikat, Navy SEAL.
Kematian Mullen menguak tabir pemakaian obat-obatan terlarang di kalangan prajurit militer Amerika Serikat.
Menurut laporan Navy Times, Mullen sempat mendapatkan perawatan medis. Akan tetapi nyawanya tak tertolong. Mullen mengalami muntah darah hebat.
Hasil investigasi Angkatan Laut AS menemukan obat-obatan jenis viagra dan pembangkit tenaga.
Turut ditemukan pula jarum suntik yang dipakai Mullen untuk menyuntikkan dosis obat pembangkit tenaga.
Mullen diketahui memakai obat-obatan terlarang, agar tetap kuat menjalani pendidikan Navy SEAL yang terkenal berat dan brutal.
Pemakaian obat-obatan terlarang oleh Mullen, diketahui disarankan oleh rekan-rekan seniornya.
Angkatan Laut AS langsung melakukan penyelidikan ke sejumlah kandidat anggota Navy SEAL.
Hasilnya, ada 40 orang prajurit yang positif memakai obat-obatan terlarang.
Mullen adalah kandidat Navy SEAL ke-11 yang tewas pada saat menjalanj prosea pendidikan, sejak 1953.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.