Korban Perundungan di Malang Trauma Berat Tak Berani Keluar Rumah
MALANG, REQNews - Korban perundungan di Malang mengalami trauma berat hingga tidak sanggup untuk keluar dari rumah.
Pelajar SMP itu mengalami gangguan psikis karena mendapat perlakuan kasar dari para pelaku.
Dalam video perundungan yang viral, korban dipukuli dengan bantal, ditaburi tepung dan ditelanjangi.
Ibu korban, Gabriella, mengatakan, anaknya dua kali menjadi korban perundungan teman-temannya.
Di luar itu, korban juga pernah dipalak, dicekoki minuman keras (miras) dan disundut rokok.
"Anak saya dipaksa minum. Kalau nggak mau disundut rokok," katanya kepada wartawan.
Gabriella mengatakan sampai saat ini anaknya trauma dan tidak berani keluar rumah.
Bahkan, lanjut Gabriella, korban juga sempat tidak mau sekolah dua hari.
Sebab, korban takut bertemu para pelaku dan kembali mendapat perlakuan tak manusiawi.
"Maka kami ingin mendapat keadilan. Pelaku harus ditindak," katanya.
Gabriella juga berharap orang tua pelaku meminta maaf.
Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, pihaknya telah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.