REQNews.com

Hasil Survei Tegaskan Rakyat Tak Setuju Harga BBM Naik, Jokowi Harus Tahu Nih!

News

Wednesday, 07 September 2022 - 20:00

Ilustrasi pengisian BBM.Ilustrasi pengisian BBM.

JAKARTA, REQnews - 

Indikator Politik merilis hasil survei terbarunya, yang menunjukkan mayoritas masyarakat tidak setuju dengan kenaikan harga BBM.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan,  survei ini dilakukan pada 25 Agustus sampai 31 Agustus 2022, sebelum pemerintah menguumkan kenaikan harga BBM bersubdisi.

Ia menjelaskan, sebanyak 45,1 persen publik tak setuju atas kenaikan harga BBM. Sementara 33,6 persen kurang setuju.

Kemudian, hanya 15,6 persen publik yang setuju, 2,4 persen saja yang sangat setuju. Lalu, ada 3,4 persen yang tak menentukan sikap.

"Mayoritas warga kurang atau tidak setuju dengan kenaikan harga BBM 78,7 persen," kata Burhanuddin, seperti dikutip Rabu 7 September 2022.

Menurut Burhanuddin, saat survei dilakukan, sekitar 71,8 persen atau mayoritas publik sudah tahu pemerintah berencana menaikkan harga BBM. Hanya 28,2 persen publik yang mengaku tidak tahu.

Survei ini melibatkan 1.219 responden. Populasi merupakan warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD merupakan teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Sebanyak 1.219 Responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.