REQNews.com

Timsus Usut Dugaan Adanya Pelaku Lain di Kasus Bjorka

News

Senin, 19 September 2022 - 13:00

Ilustrasi Hacker (Foto: Istimewa)Ilustrasi Hacker (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Tim Khusus (Timsus) melakukan pengusutan adanya pelaku lain dalam kasus hacker Bjorka, setelah sebelumnya menetapkan seorang pemuda di Madiun, Jawa Timur sebagai tersangka.

“Ya tentunya (ada), tentunya. Kan masih bekerja,” kata Dedi kepada wartawan di Gedung TNCC Polri pada Senin 19 September 2022.

Dedi mengatakan jika pihaknya tak ingin berandai-andai terkait dengan identitas Bjorka, warga negara Indonesia (WNI) atau seorang warga negara asing (WNA).

Ia mengatakan jika tim saat ini masih bekerja sesuai dengan fakta hukum yang ada.

“Kita tidak berandai-andai, Timsus bekerja semuanya berdasarkan fakta hukum. Ketika fakta hukum itu nanti sudah selesai diberikan kepada saya, baru saya bisa sampaikan,” kata dia.

Jika telah ada hasil dai penelusuran yang dilakukan, Dedi menyebut bahwa Timsus nantinya yang akan menyampaikan.

“Saat ini timsus sedang bekerja. Timsus terus bekerja. Insya allah kalau sudah ada hasilnya, hasil kerja dari Timsus, nanti sudah boleh dirilis oleh Timsus dan sudah disampaikan ke saya datanya, nanti akan saya sampaikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Polri menetapkan MAH (21), pemuda asal Madiun, Jawa Timur sebagai tersangka. Pemuda tersebut diduga terlibat dalam pembobolan data hingga penyebaran informasi di internet.

“Jadi Timsus telah melakukan beberapa upaya dan berhasil melakukan mengamankan, tersangka inisial MAH,” kata Juru Bicara Divhumas Polri Kombes Ade Yaya Suryana kepada wartawan di Gedung Humas Polri, Jumat 16 September 2022.

Ia mengatakan jika tersangka MAH merupakan bagian dari hacker Bjorka, yang berperan sebagai penyedia channel Telegram, dengan nama channel Bjorkanism.

“Selanjutnya channel Telegram tersebut digunakan untuk mengupload informasi yang berada pada Bjorkanism itu,” kata dia.

Ade mengatakan jika tersangka pernah memposting di channel @Bjorkanism sebanyak tiga kali, yaitu pada tanggal 8 September 2022 dengan konten ‘Stop Being Idiot.’

Selanjutnya, pada 9 September 2022 dengan konten yang diunggah ‘the next leaks will come from the president of Indonesia.’

Pada 10 September 2022 dirinya mengunggah konten, ‘To support people who has struggling by holding demonstration in Indonesia regarding the price fuel oil, i will publish MyPertamina database soon.’

“Adapun motifnya, tersangka membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang,” kata Ade.

Dalam kasus tersebut, Timsus telah menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah sim card seluler, kemudian dua unit handphone milik tersangka, satu lembar KTP atas nama inisial MAH.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.