REQNews.com

Ledakan di asrama polisi, Anggota DPR: Jangan Sampai Jadi 'Bola Liar'

News

Monday, 26 September 2022 - 14:30

Polisi berjaga di lokasi ledakan di Asrama Grogol Indah Baru,Telukan, Grogol, Kabupaten Sukoharjo (Foto:Antara)Polisi berjaga di lokasi ledakan di Asrama Grogol Indah Baru,Telukan, Grogol, Kabupaten Sukoharjo (Foto:Antara)

JAKARTA, REQNews - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi meminta masyarakat sekitar lokasi kejadian tetap tenang dan tidak berspekulasi terhadap peristiwa ledakan di asrama polisi Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu petang 25 September 2022.

Menurut dia, jangan sampai peristiwa itu menjadi "bola liar" dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin merusak suasana keamanan dan ketertiban.

"Biarkan pihak yang berwenang memberikan informasi mengenai motif, dalam hal ini aparat penegak hukum yaitu institusi kepolisian yang memiliki kewenangan secara resmi. Karena itu, masyarakat dapat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi," ujar Andi Rio di Jakarta, Senin 26 September 2022.

Andi Rio Idris juga meminta Polri mempersiapkan alat pemeriksa keamanan di pos penjagaan asrama polisi dan tempat dimana para aparat kepolisian itu bertugas, guna memberikan keamanan dan kenyamanan.

"Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan institusi Polri, sehingga dapat lebih memudahkan dan memberikan keamanan terhadap aparat kepolisian yang bertugas kedepannya," kata Andi Rio.

Dia juga mengaku prihatin dan menyesalkan peristiwa terjadinya ledakan di asrama polisi Sukoharjo karena polisi seharusnya lebih berhati-hati.

"Kepolisian harus lebih berhati hati, meskipun hanya bahan pembuat petasan. Jangan sampai hal itu terulang kembali di asrama atau tempat aparat kepolisian bertugas," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi mengatakan ledakan yang terjadi di sekitar rumah dinas Polri di asrama polisi Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu petang bersumber dari bahan baku petasan yang pernah disita polisi pada 2021.

"Entah kenapa barang itu ada di rumah anggota, saat ini masih didalami," kata Ahmad Luhtfi usai mengecek TKP ledakan.

Menurut dia, paket berisi bubuk petasan tersebut dipesan oleh seorang warga Klaten berinisial A. Barang tersebut diamankan saat polisi melaksanakan razia di daerah Jurug. Ledakan akibat bubuk bahan baku petasan tersebut menyebabkan seorang anggota polisi Bripka Dirgantara Pradipta terluka.
 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.