REQNews.com

Obat Gagal Ginjal Akut Anak Ditemukan, Kemenkes Sebut Belum Ada di Indonesia

News

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 13:00

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin (Foto: Istimewa)Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kementerian Kesehatan mengklaim telah menemukan obat penyakit gangguan ginjal akut progresif atipikal (Acute Kidney Injury/AKI) yang belakangan ini menyerang anak-anak hingga beberapa diantaranya meninggal dunia.

"Begitu kami tahu penyebabnya apa, toxic-nya apa, kami mencari obatnya untuk para balita yang masuk rumah sakit. Sudah ketemu obatnya, namanya Fomepizole," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dikutip dari YouTube Kemenkes pada Sabtu 22 Oktober 2022.

Namun, Budi mengatakan bahwa obat tersebut saat ini belum tersedia di Indonesia. Pemerintah pun saat ini tangah memesan obat tersebut dari Singapura.

Budi pun meyakini jika obat Fomepizole tersebut lebih efektif untuk mengobati kasus gagal ginjal akut pada anak tersebut.

“Jadi kami merasa lebih yakin bahwa obat ini efektif. Sekarang Pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi untuk pasien yang ada sekarang, karena kita sudah tahu penyebabnya apa, itu bisa diobati,” kata dia.

Fomepizole, kata dia, telah diuji coba kepada 10 pasien AKI yang sedang dirawat di RSCM. Reaksi obat memicu perbaikan gejala pasien dan sebagian lainnya stabil. 

Pihaknya pun berharap agar proses uji coba bisa tuntas dalam waktu dekat, sehingga obat tersebut bisa menjadi solusi. "Jadi selain dicegah sumber penyakitnya, kami juga lakukan terapi dari sisi obat-obatan," ujarnya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengungkap jika pihaknya telah mencatat hingga Jumat (21/10) terdapat 241 anak terkena gagal ginjal akut. 

Menurutnya, jumlah tersebut telah meningkat dari sebelumnya yang berjumlah 206 kasus pada Selasa 18 Oktober 2022.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.