REQNews.com

Hendra Bunuh ODGJ untuk Rekayasa Kematiannya Demi Uang Asuransi

News

Wednesday, 02 November 2022 - 13:30

Pengemudi mobil tewas terbakar (Foto:Istimewa)Pengemudi mobil tewas terbakar (Foto:Istimewa)

PEKANBARU, REQNews  - Personel Polres Bengkalis menangkap pasangan suami istri, Hendra dan Susiani, dalam kasus pembunuhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ.

Kepala Polres Bengkalis Ajun Komisaris Polisi Indra Wijatmiko melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Muhammad Reza mengungkapkan kasus ODGJ dibakar ini merupakan hasil pengusutan gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkalis dan Unit Reserse Polsek Pinggir.

Pembunuhan ODGJ ini direncanakan oleh Hendra pada Kamis pagi, 24 Oktober 2022.

"Pagi itu dia ngasih tahu ke istrinya (Susiani) akan membunuh orang untuk rekayasa kematiannya," kata Reza, Selasa siang, 1 November 2022.

Sang istri diminta mempersiapkan berkas untuk pencairan asuransi jiwa.

Tersangka Hendra juga mengancam akan membunuh Susiani jika rencana ini bocor.

"Tersangka juga mengancam akan membunuh anaknya, Susiani takut," kata Reza.

Setelah mengutarakan niatnya, tersangka Hendra berkeliling di kawasan Duri. Akhirnya, dia menemukan ODGJ yang selama ini berkeliaran di jalanan dan mengajaknya masuk ke mobil.

ODGJ ini dieksekusi di kilometer 56. Selanjutnya dipindahkan ke mobil lain yang sudah dipersiapkan tersangka, lalu dibawa ke kilometer 58 untuk dibakar bersama mobil.

Tersangka kemudian menghubungi istrinya setelah membakar ODGJ tadi. Tersangka kembali mengancam agar pihak keluarga menyatakan ikhlas dan menolak otopsi.

"Jadi seolah-olah yang terbakar di mobil itu adalah dirinya," kata Reza.

Reza menjelaskan, tersangka merekayasa kematian karena punya hutang banyak. Apapun asuransi jiwa yang akan dicairkan bernilai Rp150 juta.

Atas perbuatannya, tersangka Hendra dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ancamannya 15 tahun penjara.

"Istrinya dijerat karena mengetahui tapi tidak melaporkan ke polisi," imbuh Reza.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.