Akui Babak Belur, Rektor Unhas sampai Memohon Berita 7 Profesor Mundur Tak Diangkat Lagi
JAKARTA, REQnews -
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa (JJ) mengaku pihaknya kelabakan dengan pemberitaan tujuh profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang undur diri karena dipaksa meluluskan mahasiswa tak pernah kuliah.
Sampai-sampai, Prof JJ menyebut masalah ini menjadi atensi Mendikbudristek Nadiem Makarim.
"Masalah ini membuat kami juga kelabakan. Bahkan, Pak Menteri dan dirjen katanya resah mempertanyakan kenapa di Unhas ada tujuh profesor mengundurkan diri," kata Prof JJ kepada wartawan, Sabtu 5 November 2022.
Menurut JJ, kondisi Unhas saat ini sudah babak belur dengan polemik di FEB antara dekan versus para guru besar. Rektor sampai memohon agar polemik tersebut tidak lagi diangkat-angkat di media.
"Isu atau masalah kami memohon sekali, sebelum menjadi fakta tolonglah jangan di-blow up dulu. Sudah babak belur ini Unhas dengan berita yang buruk-buruk itu. Kemarin kita juara empat nasional tidak ada yang muat," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, bahwa polemik ini bermula ketika pihak Dekan FEB memaksa para guru besar meluluskan mahasiswa yang tak pernah mengikuti perkuliahan.
Dua profesor yang mengajar pasca sarjana S-3 FEB menolak keras permintaan pihak dekan, dan tak meluluskan si mahasiswa sampai berstatus drop out alias DO.
Setelah itu, karena menganggap pihak dekan terlalu banyak intervensi pada hak-hak dosen, tujuh profesor FEB kemudian menyatakan pengunduran diri.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
