REQNews.com

Kasus Dugaan Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Polri Periksa Staf PT Afi Fharma

News

Monday, 07 November 2022 - 16:32

Bareskrim Polri (Foto: Hastina/REQnews)Bareskrim Polri (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Tim Gabungan Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap staf PT Afi Fharma terkait dengan dugaan penggunaan bahan berbahaya yang menyebabkan gagal ginjal akut pada anak.

“Terkait dengan penyelidikan kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak, bahwa Tim Gabungan Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap staff PT AF,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah di Gedung Humas Polri, pada Senin 7 November 2022.

Nurul mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut dengan melakukan pengecekan terhadap dokumen-dokumen pembelian bahan baku serta melakukan pengambilan sampel bahan baku yang ada pada PT AF. 

“Selain itu saat ini juga sedang dilakukan pendalaman terhadap dokumen serta uji laboratorium bahan baku yang telah diambil sampelnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim gabungan Bareskrim Polri melakukan penggeledahan terhadap tiga gudang tempat penyimpanan bahan baku obat PT Afi Fharma (AF) di Kediri, Jawa Timur pada Rabu 2 November 2022.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah mengatakan bahwa penggeledahan dilakukan terkait dengan kasus gangguan gagal ginjal aku yang menyerang anak-anak, karena diduga mengkonsumsi obat sirup berbahaya.

“Terkait kasus gagal ginjal pada anak, pada hari Rabu 2 November 2022 tim gabungan Bareskrim Polri telah melaksanakan kegiatan penggeledahan di tiga gudang tempat penyimpanan bahan baku obat PT AF yakni di PT WWRC, PT TBK dan PT BA,” kata Nurul di Gedung Humas Polri pada Kamis 3 November 2022.

Ia mengatakan bahwa dari penggeledahan tersebut, polisi menyita bahan baku pembuatan obat jenis Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG). “Dari proses penggeledahan di tiga supplier PT AF tersebut tim mengambil dan menyita bahan baku obat jenis EG dan DEG,” ujarnya.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.